Surat Al-Anfal Ayat 74

QS. Al-Anfal: 74 · Juz 10 · Madaniyah

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَهَاجَرُواْ وَجَٰهَدُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلَّذِينَ ءَاوَواْ وَّنَصَرُوٓاْ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ حَقّٗاۚ لَّهُم مَّغۡفِرَةٞ وَرِزۡقٞ كَرِيمٞ

Wal-lażīna āmanū wa hājarū wa jāhadū fī sabīlillāhi wal-lażīna āwaw wa naṣarū ulā'ika humul-mu'minūna ḥaqqā(n), lahum magfirtuw wa rizqun karīm(un).

Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia.

Baca dalam Surat Al-Anfal

Tafsir QS. Al-Anfal: 74

Penjelasan ayat 74–75 sekaligus.

"Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rizki (nikmat) yang mulia. Dan orang-orang yang beriman sesudah itu, kemudian berhijrah dan berjihad bersamamu, maka orang-orang itu termasuk golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam Kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (Al-Anfal: 74-75).

(74) ﴿ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَهَاجَرُواْ وَجَٰهَدُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلَّذِينَ ءَاوَواْ وَّنَصَرُوٓاْ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ﴾ "Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman." Yaitu orang-orang Muhajirin dan Anshar, mereka itulah orang-orang yang ﴿ حَقّٗاۚ ﴾ "benar-benar beriman," karena mereka membenarkan iman mereka dengan hijrah, menolong, ber-wala` kepada sebagian yang lain, dan jihad mereka melawan orang-orang kafir dan munafik. ﴿ لَّهُم مَّغۡفِرَةٞ ﴾ "Mereka memperoleh ampunan", dari Allah yang menghapus dosa-dosa mereka dan menghilangkan kesalahan mereka, ﴿ وَرِزۡقٞ كَرِيمٞ ﴾ "dan (mereka mendapatkan) rizki (nikmat) yang mulia." Yakni, kebaikan yang banyak dari Rabb Yang Mulia di Surga kenikmatan, dan bisa jadi mereka mendapatkan pahala dunia yang membuat mereka berbahagia dan hidup tenteram.

(75) Begitu pula orang-orang yang datang sesudah para Muhajirin dan Anshar tersebut dari kalangan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, dia beriman, berhijrah dan berjihad di jalan Allah, ﴿ فَأُوْلَٰٓئِكَ مِنكُمۡۚ ﴾ "maka orang-orang itu termasuk golongan-mu (juga)." Untuk mereka apa yang menjadi hakmu, atas mereka apa yang menjadi kewajibanmu. Inilah muwalah imaniyah (loyalitas keimanan) yang mana di awal Islam ia memiliki pengaruh dan dampak positif yang sangat besar, sampai-sampai Nabi ﷺ memper-saudarakan di antara orang-orang Muhajirin dengan orang-orang Anshar dengan persaudaraan yang khusus, selain persaudaraan iman yang umum, bahkan mereka saling mewarisi satu sama lain dengan persaudaraan tersebut. Lalu Allah menurunkan, ﴿ وَأُوْلُواْ ٱلۡأَرۡحَامِ بَعۡضُهُمۡ أَوۡلَىٰ بِبَعۡضٖ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِۚ ﴾ "Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagaiannya lebih berhak terhadap sesamanya (da-ripada yang bukan kerabat) di dalam Kitab Allah." Maka yang mewarisi hanyalah kerabatnya dari Ashabah dan Ashhabul Furudh, jika tidak ada, maka kerabat terdekatnya dari Dzawil Arham, sebagaimana hal itu ditunjukkan oleh keumuman ayat yang mulia. FirmanNya, ﴿ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِۚ ﴾ "Di dalam Kitab Allah." Yakni di dalam hukum dan sya-riatNya. ﴿ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمُۢ ﴾ "Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." Yang di antaranya adalah keadaanmu, yang mana Allah memberlakukan syariat-syariat agamaNya yang cocok dan sesuai dengannya.

Selesai tafsir surat al-Anfal. Segala puji hanya bagi Allah dan segala karunia hanya dariNya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Anfal: 74

Ayat ini memuat 4 bacaan bertajwid: ikhfa (1), idgham (3).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • وَرِزۡقٞ كَرِيمٞTanwin bertemu ك

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • حَقّٗاۚ لَّهُمTanwin bertemu ل
  • لَّهُم مَّغۡفِرَةٞMim mati bertemu م
  • مَّغۡفِرَةٞ وَرِزۡقٞTanwin bertemu و

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini