Surat Al-'Ankabut Ayat 14

QS. Al-'Ankabut: 14 · Juz 20 · Makkiyah

وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ فَلَبِثَ فِيهِمۡ أَلۡفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمۡسِينَ عَامٗا فَأَخَذَهُمُ ٱلطُّوفَانُ وَهُمۡ ظَٰلِمُونَ

Wa laqad arsalnā nūḥan ilā qaumihī falabiṡa fīhim alfa sanatin illā khamsīna ‘āmā(n), fa'akhażahumuṭ-ṭūfānu wa hum ẓālimūn(a).

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nūḥ kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar dan mereka adalah orang-orang yang zalim.

Baca dalam Surat Al-'Ankabut

Tafsir QS. Al-'Ankabut: 14

Penjelasan ayat 14–15 sekaligus.

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya, maka dia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka ada-lah orang-orang yang zhalim. Maka Kami selamatkan Nuh dan penumpang-penumpang bahtera itu, dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua umat manusia." (Al-Ankabut: 14-15).

(14) Allah سبحانه وتعالى memberitakan tentang keputusan dan kebijak-sanaanNya di dalam menimpakan siksaan terhadap umat-umat yang mendustakan, dan bahwa Allah telah mengutus hamba dan RasulNya, Nuh عليه السلام kepada kaumnya (untuk) mengajak mereka kepada tauhid dan hanya beribadah kepada Allah سبحانه وتعالى semata, me-larang mereka menyembah tandingan dan berhala, ﴿ فَلَبِثَ فِيهِمۡ ﴾ "maka dia tinggal di antara mereka" sebagai nabi penyeru (selama) ﴿ أَلۡفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمۡسِينَ عَامٗا ﴾ "seribu tahun kurang lima puluh tahun." Dia sama sekali tidak pernah berhenti mengajak mereka dan tidak pernah jemu memberi mereka nasihat, dia menyeru mereka siang dan malam, dengan cara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, namun mereka tidak mendapat petunjuk dan tidak mengikuti petunjuk-nya, malah mereka terus tenggelam dalam kekafiran dan kesesatan mereka, hingga akhirnya Nuh عليه السلام mendoakan keburukan terha-dap mereka beserta kesabaran, kelembutan dan penderitaan yang harus ditanggungnya, seraya berkata, ﴿ رَّبِّ لَا تَذَرۡ عَلَى ٱلۡأَرۡضِ مِنَ ٱلۡكَٰفِرِينَ دَيَّارًا 26 ﴾ "Ya Rabbku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi." (Nuh: 26). ﴿ فَأَخَذَهُمُ ٱلطُّوفَانُ ﴾ "Maka mereka ditimpa banjir besar," maksud-nya, air yang turun dari langit dengan lebat, dan air yang keluar memancar dari perut bumi dengan deras, ﴿ وَهُمۡ ظَٰلِمُونَ ﴾ "dan mereka adalah orang-orang yang zhalim," berhak menerima azab.

(15) ﴿ فَأَنجَيۡنَٰهُ وَأَصۡحَٰبَ ٱلسَّفِينَةِ ﴾ "Maka Kami menyelamatkan Nuh dan penumpang-penumpang bahtera itu," yaitu mereka yang menumpang bersamanya; keluarga dan orang-orang yang beriman kepadanya ﴿ وَجَعَلۡنَٰهَآ ﴾ "dan Kami jadikan peristiwa itu," yakni: Bahtera dan kisah Nuh (sebagai) ﴿ ءَايَةٗ لِّلۡعَٰلَمِينَ ﴾ "pelajaran bagi semua umat manusia," yang dapat mereka jadikan sebagai bahan pelajaran, yaitu bahwa orang yang mendustakan para rasul pasti kesudahannya adalah kebinasaan, dan bahwa orang-orang yang beriman, maka Allah akan memberikan kelegaan dari segala kesedihan dan jalan keluar dari segala kesempitan. Dan Allah سبحانه وتعالى juga menjadikan bahtera, yakni, yang sejenisnya sebagai tanda (pelajaran) bagi semua ma-nusia, yang dapat mereka jadikan sebagai pelajaran berharga, sebagai rahmat dari Tuhan mereka yang telah menyediakan segala fasilitasnya dan menjadikan mudah urusannya bagi mereka, dan menjadikannya mampu mengangkut mereka dan mengangkut barang-barang mereka dari satu tempat ke tempat yang lain, dari satu pulau ke pulau yang lain.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-'Ankabut: 14

Ayat ini memuat 2 bacaan bertajwid: ikhfa (1), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • عَامٗا فَأَخَذَهُمُTanwin bertemu ف

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • وَلَقَدۡد mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini