Surat Al-'Ankabut Ayat 40

QS. Al-'Ankabut: 40 · Juz 20 · Makkiyah

فَكُلًّا أَخَذۡنَا بِذَنۢبِهِۦۖ فَمِنۡهُم مَّنۡ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِ حَاصِبٗا وَمِنۡهُم مَّنۡ أَخَذَتۡهُ ٱلصَّيۡحَةُ وَمِنۡهُم مَّنۡ خَسَفۡنَا بِهِ ٱلۡأَرۡضَ وَمِنۡهُم مَّنۡ أَغۡرَقۡنَاۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظۡلِمَهُمۡ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ

Fakullan akhażnā biżambih(ī), faminhum man arsalnā ‘alaihi ḥāṣibā(n), wa minhum man akhażathuṣ-ṣaiḥah(tu), wa minhum man khasafnā bihil-arḍ(a), wa minhum man agraqnā, wa mā kānallāhu liyaẓlimahum wa lākin kānū anfusahum yaẓlimūn(a).

Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil, dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.

Baca dalam Surat Al-'Ankabut

Tafsir QS. Al-'Ankabut: 40

Penjelasan ayat 38–40 sekaligus.

"Dan kaum 'Ad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagimu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan setan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-per-buatan mereka, lalu dia menghalang-halangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam, dan (juga) Qarun, Fir'aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti-bukti) keterangan-keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan tidaklah mereka itu orang-orang yang luput (dari kehancuran itu). Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil, dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." (Al-Ankabut: 38-40).

(38) Dan demikian pula Kami lakukan terhadap kaum 'Ad dan Tsamud. Anda telah mengetahui kisah mereka, dan sudah jelas bagi kalian melalui sesuatu yang dapat kalian saksikan dengan mata kepala kalian sendiri, yaitu bagian dari tempat-tempat tinggal dan peninggalan-peninggalan mereka yang telah mereka tinggal-kan untuk selama-lamanya. Mereka telah didatangi oleh para rasul dengan bukti-buktinya yang sangat berguna bagi hati nurani, na-mun mereka mendustakan dan membantah para rasul itu, dan setan memperindah perbuatan mereka itu dalam pandangan mereka hingga mereka mengira bahwa apa yang mereka lakukan itu lebih utama dan lebih baik daripada apa yang dibawa oleh para rasul.

(39) Demikian pula Qarun, Fir'aun dan Haman. Ketika Allah mengutus Musa bin Imran kepada mereka dengan mukjizat-mukjizat yang nyata dan argumen-argumen yang sangat jelas, namun mereka tetap tidak mau tunduk bahkan mereka berbuat sombong di muka bumi terhadap hamba-hamba Allah (Bani Israil) dengan memperbudak mereka dan sombong terhadap kebenaran. Mereka menolaknya, maka akhirnya mereka tidak mampu menye-lamatkan diri hingga azab menimpa mereka, ﴿ وَمَا كَانُواْ سَٰبِقِينَ ﴾ "dan tidaklah mereka itu orang-orang yang mendahului." Maksudnya, (tidak-lah mereka mendahului) Allah dan tidak pula luput (dari azabNya). Akan tetapi mereka kalah dan menyerah.

(40) ﴿ فَكُلًّا ﴾ "Maka masing-masing" dari mereka, yaitu umat-umat yang mendustakan itu, ﴿ أَخَذۡنَا بِذَنۢبِهِۦۖ ﴾ "Kami siksa disebabkan dosanya," sesuai dengan kadarnya, dan dengan hukuman yang setimpal dengannya, ﴿ فَمِنۡهُم مَّنۡ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِ حَاصِبٗا ﴾ "maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil," yakni: Azab yang memberikan hujan batu kepada mereka, seperti halnya kaum 'Ad ketika Allah mengirimkan, ﴿ عَلَيۡهِمُ ٱلرِّيحَ ٱلۡعَقِيمَ 41 ﴾ "kepada mereka angin yang membinasakan." (Adz-Dzariyat: 41), dan ﴿ سَخَّرَهَا عَلَيۡهِمۡ سَبۡعَ لَيَالٖ وَثَمَٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومٗاۖ فَتَرَى ٱلۡقَوۡمَ فِيهَا صَرۡعَىٰ كَأَنَّهُمۡ أَعۡجَازُ نَخۡلٍ خَاوِيَةٖ 7 ﴾ "yang menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kamu 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk)." (Al-Haqqah: 7). ﴿ وَمِنۡهُم مَّنۡ أَخَذَتۡهُ ٱلصَّيۡحَةُ ﴾ "Dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur" seperti kaum Shaleh,﴿ وَمِنۡهُم مَّنۡ خَسَفۡنَا بِهِ ٱلۡأَرۡضَ ﴾ "dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi," seperti Qarun, ﴿ وَمِنۡهُم مَّنۡ أَغۡرَقۡنَاۚ ﴾ "dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan" seperti Fir'aun dan Haman beserta para bala tentaranya, ﴿ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظۡلِمَهُمۡ ﴾ "dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka," maksudnya, tidak pantas dan tidak layak bagi Allah سبحانه وتعالى untuk menzhalimi mereka, sebab kesempurnaan sifat adilNya dan ketidakbutuhanNya kepada seluruh makhluk,﴿ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ ﴾ "akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri," mereka telah menghalangi jiwa dari haknya yang sedang ia inginkan. Sebab, sesungguhnya jiwa diciptakan untuk beribadah hanya kepada Allah semata. Sementara mereka telah menempatkan jiwa mereka bukan pada tempatnya dan telah menyibukkannya dengan berbagai syahwat dan kemaksiatan, sehingga mereka benar-benar telah membahayakannya sejauh-jauhnya di mana mereka mengira bahwa mereka menyelamatkannya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-'Ankabut: 40

Ayat ini memuat 9 bacaan bertajwid: ikhfa (2), idgham (5), iqlab (1), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • وَلَٰكِن كَانُوٓاْNun mati bertemu ك
  • أَنفُسَهُمۡNun mati bertemu ف

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • فَمِنۡهُم مَّنۡMim mati bertemu م
  • حَاصِبٗا وَمِنۡهُمTanwin bertemu و
  • وَمِنۡهُم مَّنۡMim mati bertemu م
  • وَمِنۡهُم مَّنۡMim mati bertemu م
  • وَمِنۡهُم مَّنۡMim mati bertemu م

Iqlab

Nun mati atau tanwin sebelum ba berubah bunyi menjadi mim, berdengung.

  • بِذَنۢبِهِۦۖNun mati bertemu ب

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • أَغۡرَقۡنَاۚق mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini