Surat Al-'Ankabut Ayat 5

QS. Al-'Ankabut: 5 · Juz 20 · Makkiyah

مَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ ٱللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ لَأٓتٖۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡعَلِيمُ

Man kāna yarjū liqā'allāhi fa'inna ajalallāhi la'āt(in), wa huwas-samī‘ul-‘alīm(u).

Barang siapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang. Dan Dia-lah Yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.

Baca dalam Surat Al-'Ankabut

Tafsir QS. Al-'Ankabut: 5

Penjelasan ayat 5–6 sekaligus.

"Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang. Dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan ba-rangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta." (Al-Ankabut: 5-6).

(5) Maksudnya, wahai orang yang mencintai Tuhannya, yang merindukan kedekatan dan perjumpaan denganNya, yang bergegas untuk memperoleh keridhaanNya! Bergembiralah dengan (sudah makin) dekatnya masa perjumpaan dengan Sang Kekasih. Sebab, ia pasti datang, dan segala sesuatu yang pasti datang itu berarti dekat. Maka berbekallah untuk perjumpaan denganNya, dan berjalanlah menujuNya dengan disertai jiwa optimis (rajâ`) sambil mengharapkan sampai kepadaNya.

(6) Akan tetapi tidak semua orang yang mengklaim itu diberi sesuatu yang diklaimnya, dan tidak pula setiap orang yang mendambakan (sesuatu) diberi sesuatu yang didambakannya. Sebab, Allah سبحانه وتعالى Maha mendengar semua suara (seruan, doa. Pent) lagi Maha mengetahui semua niat manusia. Maka siapa saja yang tulus dalam hal itu, niscaya Allah memberikan kepadanya apa yang dia harapkan. Dan siapa saja yang dusta, maka klaim apa pun tidak berguna baginya. Dan Dia-lah Yang Maha Mengetahui siapa yang laik mendapatkan cintaNya, dan siapa yang tidak laik. ﴿ وَمَن جَٰهَدَ ﴾ "Dan barangsiapa yang berjihad," melawan nafsunya, setan dan musuhnya yang kafir, ﴿ فَإِنَّمَا يُجَٰهِدُ لِنَفۡسِهِۦٓۚ ﴾ "maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri," sebab manfaatnya kembali kepada dirinya sendiri, hasilnya kembali kepadanya, sedangkan Allah Mahakaya, tidak membutuhkan seluruh semesta alam; Dia tidak pernah memerintahkan dengan sesuatu yang telah Dia perin-tahkan kepada mereka itu untuk mendapat manfaat darinya, dan tidak pula Dia melarang mereka dari sesuatu yang dilarangNya karena bakhil terhadap mereka. Sudah dimaklumi bahwa perintah dan larangan itu diperlu-kan adanya kesungguhan dari seorang mukallaf untuk bisa mela-kukannya, sebab nafsu (jiwa)nya berdasarkan tabiatnya selalu merasa berat untuk melakukan kebaikan, sedangkan setannya selalu mencegahnya untuk melakukan kebaikan itu, dan musuh-nya pun, yaitu orang kafir selalu menghalang-halanginya untuk menegakkan agamanya sebagaimana mestinya. Semua ini adalah rintangan-rintangan yang membutuhkan mujahadah-mujahadah (kesungguhan) dan usaha yang sangat kuat.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-'Ankabut: 5

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: ikhfa (1), idgham (1), ghunnah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مَن كَانَNun mati bertemu ك

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • لَأٓتٖۚ وَهُوَTanwin bertemu و

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • فَإِنَّNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini