Surat Al-A'raf Ayat 81

QS. Al-A'raf: 81 · Juz 8 · Makkiyah

إِنَّكُمۡ لَتَأۡتُونَ ٱلرِّجَالَ شَهۡوَةٗ مِّن دُونِ ٱلنِّسَآءِۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٞ مُّسۡرِفُونَ

Innakum lata'tūnar-rijāla syahwatam min dūnin-nisā'(i), bal antum qaumum musrifūn(a).

Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.

Baca dalam Surat Al-A'raf

Tafsir QS. Al-A'raf: 81

Penjelasan ayat 80–84 sekaligus.

"Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya, 'Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji itu yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu. Sesungguhnya kamu men-datangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.' Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan, 'Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kota ini; sesungguh-nya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura menyucikan diri.' Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali istrinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibi-nasakan). Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perlihatkanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu." (Al-A'raf: 80-84).

(80) ﴿ وَلُوطًا ﴾ "Dan (Kami juga telah mengutus) Luth عليه السلام", ke-pada kaumnya untuk memerintahkan mereka agar beribadah hanya kepada Allah semata, dan melarang mereka dari perbuatan keji yang tidak pernah dilakukakan oleh seorang pun di dunia sebelum mereka. Luth berkata, ﴿ أَتَأۡتُونَ ٱلۡفَٰحِشَةَ ﴾ "Mengapa kamu mengerjakan per-buatan keji itu?" Yakni perbuatan yang sangat keji lagi buruk yang mencapai tingkat keburukan tertinggi ﴿ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنۡ أَحَدٖ مِّنَ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴾ "Yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu?" Di samping ia adalah perbuatan keji yang merupakan perkara terbu-ruk, mereka jugalah yang memulai menemukannya dan mencon-tohkannya bagi orang-orang setelah mereka, ini juga merupakan perbuatan terburuk.

(81) Kemudian Luth menjelaskannya dengan ucapannya, ﴿ إِنَّكُمۡ لَتَأۡتُونَ ٱلرِّجَالَ شَهۡوَةٗ مِّن دُونِ ٱلنِّسَآءِۚ ﴾ "Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita." Yakni bagaimana kamu tidak berhasrat kepada para wanita yang dicip-takan oleh Allah untukmu dan padanya terdapat kenikmatan yang sesuai dengan hasrat dan fitrah, justru kamu berhasrat kepada du-bur laki-laki yang sangat kotor dan menjijikkan, jalan yang keluar darinya kotoran busuk yang untuk menyebutnya pun memalukan lebih-lebih menyentuh dan mendekatinya, ﴿ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٞ مُّسۡرِفُونَ ﴾ "Malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas." Yakni kamu adalah orang-orang yang melanggar batasan Allah dan berani menentang perkara-perkara yang dilarangNya.

(82) ﴿ وَمَا كَانَ جَوَابَ قَوۡمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوٓاْ أَخۡرِجُوهُم مِّن قَرۡيَتِكُمۡۖ إِنَّهُمۡ أُنَاسٞ يَتَطَهَّرُونَ ﴾ "Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan, 'Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura menyucikan diri'." Yakni sok suci (pura-pura menjauhkan diri) dari perbuatan keji, ﴿ وَمَا نَقَمُواْ مِنۡهُمۡ إِلَّآ أَن يُؤۡمِنُواْ بِٱللَّهِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَمِيدِ 8 ﴾ "Dan mereka tidak menyiksa orang-orang Mukmin itu melainkan karena orang-orang Mukmin itu beriman kepada Allah Yang Mahaper-kasa lagi Maha Terpuji." (Al-Buruj: 8).

(83) ﴿ فَأَنجَيۡنَٰهُ وَأَهۡلَهُۥٓ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ كَانَتۡ مِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴾ "Kemudian Kami sela-matkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali istrinya, dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan)." Yakni yang tertinggal dan di-timpa azab. Allah memerintahkan Luth agar menyingkir di waktu malam karena azab akan turun di pagi hari. Maka Luth membawa keluarganya kecuali istrinya, ia tertimpa apa yang menimpa kaum-nya.

(84) ﴿ وَأَمۡطَرۡنَا عَلَيۡهِم مَّطَرٗاۖ ﴾ "Dan Kami turunkan kepada mereka hujan", batu panas lagi keras dari tanah yang terbakar, dan Allah membalik kota mereka, di mana Allah menjadikan bagian atasnya menjadi bawah. ﴿ فَٱنظُرۡ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُجۡرِمِينَ ﴾ "Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu." Kebinasaan dan kehinaan untuk selama-lamanya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-A'raf: 81

Ayat ini memuat 6 bacaan bertajwid: ikhfa (2), idgham (2), ghunnah (2).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مِّن دُونِNun mati bertemu د
  • أَنتُمۡNun mati bertemu ت

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • شَهۡوَةٗ مِّنTanwin bertemu م
  • قَوۡمٞ مُّسۡرِفُونَTanwin bertemu م

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • إِنَّكُمۡNun bertasydid
  • ٱلنِّسَآءِۚNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini