Penjelasan ayat 63–64 sekaligus.
"Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji darimu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami ber-firman), 'Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertak-wa.' Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu, nis-caya kamu tergolong orang-orang yang rugi." (Al-Baqarah: 63-64).
(63) Maksudnya, dan ingatlah kalian, ﴿ وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِيثَٰقَكُمۡ ﴾ "ketika Kami mengambil janji darimu," yakni janji yang kuat lagi kokoh de-ngan menakut-nakuti mereka dengan mengangkat gunung di atas mereka, dan dikatakan kepada mereka, ﴿ خُذُواْ مَآ ءَاتَيۡنَٰكُم ﴾ "peganglah apa yang Kami berikan kepadamu" dari Taurat ﴿ بِقُوَّةٖ ﴾ "dengan teguh," yaitu dengan semangat dan usaha yang kuat serta kesabaran atas perintah-perintah Allah, ﴿ وَٱذۡكُرُواْ مَا فِيهِ ﴾ "dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya," yaitu apa yang ada di dalam kitab suci kalian de-ngan cara membaca dan mempelajarinya, ﴿ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ﴾ "agar kamu bertakwa" pada azab Allah dan murkaNya atau agar kalian menjadi golongan orang-orang yang bertakwa.
(64) Dan setelah penegasan yang kuat ini, ﴿ تَوَلَّيۡتُم ﴾ "kemudian kamu berpaling" dan kalian meninggalkan hal itu, padahal ia meng-akibatkan kalian tertimpa hukuman yang paling berat, akan tetapi ﴿ فَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ ﴾ "kalau tidak ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu, niscaya kamu tergolong orang-orang yang rugi."