Surat Al-Baqarah Ayat 76

QS. Al-Baqarah: 76 · Juz 1 · Madaniyah

وَإِذَا لَقُواْ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَا بَعۡضُهُمۡ إِلَىٰ بَعۡضٖ قَالُوٓاْ أَتُحَدِّثُونَهُم بِمَا فَتَحَ ٱللَّهُ عَلَيۡكُمۡ لِيُحَآجُّوكُم بِهِۦ عِندَ رَبِّكُمۡۚ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ

Wa iżā laqul-lażīna āmanū qālū āmannā, wa iżā khalā ba‘ḍuhum ilā ba‘ḍin qālū atuḥaddiṡūnahum bimā fataḥallāhu ‘alaikum liyuḥājjūkum bihī ‘inda rabbikum, afalā ta‘qilūn(a).

Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata, "Kami pun telah beriman," tetapi apabila mereka berada sesama mereka saja, lalu mereka berkata, "Apakah kamu menceritakan kepada mereka (orang-orang mukmin) apa yang telah diterangkan Allah kepadamu, supaya dengan demikian mereka dapat mengalahkan hujahmu di hadapan Tuhan-mu; tidakkah kamu mengerti?"

Baca dalam Surat Al-Baqarah

Tafsir QS. Al-Baqarah: 76

Penjelasan ayat 75–78 sekaligus.

"Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar Firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui? Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata,' Kami pun telah ber-iman,' tetapi apabila mereka berada sesama mereka saja, mereka berkata, 'Apakah kamu menceritakan kepada mereka (orang-orang Mukmin) apa yang telah diterangkan Allah kepadamu, supaya de-ngan demikian mereka dapat mengalahkan hujjahmu di hadapan Tuhanmu; tidakkah kamu mengerti?' Tidakkah mereka mengeta-hui bahwa Allah mengetahui segala yang mereka sembunyikan dan segala yang mereka nyatakan? Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui al-Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga." (Al-Baqarah: 75-78).

(75) Ayat ini adalah sebuah pemupusan akan harapan kaum Mukminin dari keimanan ahli kitab. Yakni janganlah kalian terlalu berharap mereka akan beriman, sedangkan akhlak mereka tidak mendukung harapan kalian terhadap mereka, karena mereka dahulu merubah kalam Allah setelah mereka memahami dan me-ngetahuinya, lalu mereka membuat suatu makna yang tidak Allah kehendaki untuk menipu manusia bahwasanya makna-makna itu datangnya dari sisi Allah padahal itu bukanlah dari sisi Allah. Jika perilaku mereka terhadap kitab mereka sendiri -yang mana mereka meyakininya sebagai kemuliaan bagi mereka dan agama mereka-, mereka menghalangi manusia dari jalan Allah dengan kitab itu, maka bagaimana mungkin mereka diharapkan percaya kepada kalian? Hal ini adalah perkara yang paling mustahil.

(76) Kemudian Allah menyebutkan tentang kisah kaum munafik ahli kitab seraya berfirman, ﴿ وَإِذَا لَقُواْ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا ﴾ "Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata, 'Kami pun telah beriman'." Mereka menampakkan keimanan mereka secara lisan kepada kaum Muslimin yang tidak ada dalam hati mereka, ﴿ وَإِذَا خَلَا بَعۡضُهُمۡ إِلَىٰ بَعۡضٖ ﴾ "tetapi apabila mereka berada sesama mereka saja" di sisi mereka tidak ada seorang pun selain dari pe-meluk agama mereka, maka berkatalah sebagian mereka kepada sebagian lain, ﴿ أَتُحَدِّثُونَهُم بِمَا فَتَحَ ٱللَّهُ عَلَيۡكُمۡ ﴾ "Apakah kamu menceritakan kepada mereka (orang-orang Mukmin) apa yang telah diterangkan Allah kepadamu?" Yakni, apakah kalian menampakkan keimanan kalian kepada kaum Muslimin dan kalian kabarkan bahwasanya kalian itu sama seperti mereka? Hingga hal itu menjadi hujjah yang mem-bela mereka yang justru memberatkan kalian. Mereka berkata bahwasanya mereka telah mengakui bahwa apa yang kami jadikan pedoman adalah benar dan apa yang mereka jadikan pedoman adalah batil, lalu mereka berhujjah terhadap kalian dengan hal itu pada sisi Rabb kalian, ﴿ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ ﴾ "tidakkah kamu mengerti?" Mak-sudnya, tidakkah kalian memiliki pikiran hingga kalian mening-galkan hal-hal yang menjadi hujjah melawan kalian?

(77) Ini adalah perkataan sebagian mereka kepada sebagian yang lain. ﴿ أَوَلَا يَعۡلَمُونَ أَنَّ ٱللَّهَ يَعۡلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعۡلِنُونَ ﴾ "Tidakkah mereka me-ngetahui bahwa Allah mengetahui segala yang mereka sembunyikan dan segala yang mereka nyatakan?" Mereka itu walaupun menyembu-nyikan apa yang mereka yakini di antara mereka saja, dan mereka mengira bahwasanya dengan tindakan menyembunyikan itu tidak ada jalan bagi kaum Mukminin berhujjah atas mereka, maka se-sungguhnya hal itu adalah suatu kesalahan dan kebodohan yang besar dari mereka, karena Allah mengetahui yang rahasia dan yang terang-terangan dari mereka, lalu Allah menampakkan keadaan mereka kepada hamba-hambaNya.

(78) ﴿ وَمِنۡهُمۡ ﴾ "Dan di antara mereka," yakni, di antara ahli kitab, ﴿ أُمِّيُّونَ ﴾ "ada yang buta huruf," maksudnya yang awam, tidak mengerti apa-apa dan bukan dari orang yang berilmu,﴿ لَا يَعۡلَمُونَ ٱلۡكِتَٰبَ إِلَّآ أَمَانِيَّ ﴾ "mereka tidak mengetahui al-Kitab (Taurat), kecuali do-ngengan bohong belaka," maksudnya, mereka tidak memiliki bagian dari kitabullah selain dari membaca saja, dan mereka juga tidak memiliki kabar tentang apa yang orang-orang terdahulu ketahui dengan sebenar-benar pengetahuan akan keadaan mereka, mereka hanyalah memiliki dugaan-dugaan semata dan taklid-taklid kepada orang yang berilmu di antara mereka. Lalu Allah menyebutkan dalam ayat-ayat ini tentang ulama-ulama, orang-orang awam, dan orang-orang munafik mereka serta orang-orang yang tidak munafik di antara mereka. Di antara ulama mereka ada yang berpegang teguh dengan pedoman kese-satan, dan orang-orang awam bertaklid kepada mereka, tidak ada bashirah dalam diri mereka, maka tidak ada harapan bagi kalian (hai orang-orang Mukmin) dari kedua kelompok tersebut.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Baqarah: 76

Ayat ini memuat 5 bacaan bertajwid: ikhfa (4), ghunnah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • بَعۡضٖ قَالُوٓاْTanwin bertemu ق
  • أَتُحَدِّثُونَهُم بِمَاMim mati bertemu ب
  • لِيُحَآجُّوكُم بِهِۦMim mati bertemu ب
  • عِندَNun mati bertemu د

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • ءَامَنَّاNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini