Surat Al-Fajr Ayat 12
QS. Al-Fajr: 12 · Juz 30 · Makkiyah
فَأَكۡثَرُواْ فِيهَا ٱلۡفَسَادَ
Fa akṡarū fīhal-fasād(a).
lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu,
Baca dalam Surat Al-FajrQS. Al-Fajr: 12 · Juz 30 · Makkiyah
فَأَكۡثَرُواْ فِيهَا ٱلۡفَسَادَ
Fa akṡarū fīhal-fasād(a).
lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu,
Baca dalam Surat Al-FajrPenjelasan ayat 6–14 sekaligus.
"Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Rabbmu berbuat terhadap kaum 'Ad? (Yaitu) penduduk Iram yang mempu-nyai bangunan yang tinggi, yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain, dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu yang besar di lembah, dan kaum Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak), yang berbuat sewenang-wenang dalam negerinya, lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu, karena itu Rabbmu menimpakan kepada mereka cemeti azab, sesungguhnya Rabbmu benar-benar mengawasi." (Al-Fajr: 6-14).
(6-14) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴿ أَلَمۡ تَرَ ﴾ "Apakah kamu tidak mem-perhatikan," dengan hati dan pandanganmu, ﴿ كَيۡفَ فَعَلَ ﴾ "bagaimana Rabbmu berbuat" terhadap umat-umat yang melampaui batas itu, kaum 'Ad, ﴿ إِرَمَ ﴾ "(yaitu) penduduk Iram," kabilah terkenal di Yaman, ﴿ ذَاتِ ٱلۡعِمَادِ ﴾ "yang mempunyai bangunan yang tinggi," yaitu amat kuat, angkuh, dan sombong, ﴿ ٱلَّتِي لَمۡ يُخۡلَقۡ مِثۡلُهَا فِي ٱلۡبِلَٰدِ ﴾ "yang belum pernah di-bangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain," yakni di seluruh negeri-negeri lain dari segi kekuatan dan kekokohan. Sebagaimana nabi mereka, Hud عليه السلام berkata kepada mereka, ﴿ وَٱذۡكُرُوٓاْ إِذۡ جَعَلَكُمۡ خُلَفَآءَ مِنۢ بَعۡدِ قَوۡمِ نُوحٖ وَزَادَكُمۡ فِي ٱلۡخَلۡقِ بَصۜۡطَةٗۖ فَٱذۡكُرُوٓاْ ءَالَآءَ ٱللَّهِ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ 69 ﴾ "Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Rabb telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (dari-pada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah, supaya kamu mendapat keberuntungan." (Al-A'raf: 69). ﴿ وَثَمُودَ ٱلَّذِينَ جَابُواْ ٱلصَّخۡرَ بِٱلۡوَادِ ﴾ "Dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu yang besar di lembah," yakni di lembah negeri. Dengan kekuat-an, mereka memahat batu-batu besar dan dijadikan sebagai tempat tinggal. ﴿ وَفِرۡعَوۡنَ ذِي ٱلۡأَوۡتَادِ ﴾ "Dan kaum Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak)," yakni yang memiliki tentara yang mengokoh-kan kekuasaannya seperti halnya pasak yang memperkokoh dan apa pun yang dipertahankan. ﴿ ٱلَّذِينَ طَغَوۡاْ فِي ٱلۡبِلَٰدِ ﴾ "Yang berbuat sewe-nang-wenang dalam negerinya." Sifat ini kembali pada kaum 'Ad, Tsamud, Fir'aun, dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka. Mereka berlaku melampaui batas di atas bumi Allah سبحانه وتعالى dan me-nyiksa hamba-hamba Allah سبحانه وتعالى dalam agama dan dunia mereka. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴿ فَأَكۡثَرُواْ فِيهَا ٱلۡفَسَادَ ﴾ "Lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu," yaitu dengan melakukan keku-furan dan berbagai cabangnya dari berbagai jenis kemaksiatan, serta berusaha memerangi para rasul dan menghalangi manusia dari jalan Allah سبحانه وتعالى. Kala mereka telah mencapai puncak pembang-kangan yang mengharuskan mereka binasa, Allah سبحانه وتعالى menimpakan siksa dan mengirimkan cambuk siksaNya. ﴿ إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلۡمِرۡصَادِ ﴾ "Sesung-guhnya Rabbmu benar-benar mengawasi," bagi siapa pun yang men-durhakaiNya. Allah سبحانه وتعالى sedikit memberinya tangguhan, dan setelah itu akan menyiksanya dengan siksaan Dzat yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.
Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.
Ayat ini memuat 1 bacaan bertajwid: qalqalah (1).
Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.