Surat Al-Fajr Ayat 23

QS. Al-Fajr: 23 · Juz 30 · Makkiyah

وَجِاْيٓءَ يَوۡمَئِذِۭ بِجَهَنَّمَۚ يَوۡمَئِذٖ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ وَأَنَّىٰ لَهُ ٱلذِّكۡرَىٰ

Wa jī'a yauma'iżim bijahannam(a), yauma'iżiy yatażakkarul-insānu wa annā lahuż-żikrā.

Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam; dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.

Baca dalam Surat Al-Fajr

Tafsir QS. Al-Fajr: 23

Penjelasan ayat 21–30 sekaligus.

"Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut, dan datanglah Rabbmu; sedang malaikat berbaris-baris. Dan pada hari itu diperlihatkan Neraka Jahanam; dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi mengingat itu tidak ber-guna lagi baginya. Dia mengatakan, 'Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal shalih) untuk hidupku ini.' Maka pada hari itu tiada seorang pun menyiksa seperti siksaNya, dan tiada seorang pun yang mengikat seperti ikatanNya. Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang puas lagi diridhaiNya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu, dan masuklah ke dalam surgaKu." (Al-Fajr: 21-30).

(21-24) ﴿ كـَلَّآۖ ﴾ "Jangan (berbuat demikian)," yakni, tidaklah semua harta yang kalian cintai dan semua kenikmatan yang kalian perlombakan akan kekal bersama kalian. Tapi di hadapan kalian terdapat hari besar dan huru-hara hebat yang menggoncangkan bumi dan gunung hingga dibuat menjadi hamparan yang datar, yang tidak ada yang curam ke bawah dan tidak pula menjulang tinggi. Kemudian Allah سبحانه وتعالى datang untuk memberi putusan di antara para hambaNya di dalam naungan awan dan datanglah para malaikat mulia, seluruh penghuni langit ﴿ صَفّٗا صَفّٗا ﴾ "berbaris-baris," yakni rapi baris demi baris. Setiap langit mendatangkan para ma-laikatnya secara berbaris-baris, yang meliputi semua yang berada di bawah mereka. Barisan-barisan ini adalah barisan penuh ketun-dukan dan merendah pada Yang Maharaja lagi Mahaperkasa. ﴿ وَجِاْيٓءَ يَوۡمَئِذِۭ بِجَهَنَّمَۚ ﴾ "Dan pada hari itu diperlihatkan Neraka Jaha-nam," digiring oleh para malaikat dengan belenggu. Bila semua hal ini terjadi, ﴿ يَوۡمَئِذٖ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ ﴾ "pada hari itu ingatlah manusia," akan kebaikan dan keburukan yang pernah dilakukan,﴿ وَأَنَّىٰ لَهُ ٱلذِّكۡرَىٰ ﴾ "akan tetapi mengingat itu tidak berguna lagi baginya," sudah terlambat dan waktunya sudah hilang. ﴿ يَقُولُ ﴾ "Dia mengatakan," seraya menyesali apa yang telah disia-siakan di sisi Allah سبحانه وتعالى, ﴿ يَٰلَيۡتَنِي قَدَّمۡتُ لِحَيَاتِي ﴾ "Alang-kah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal shalih) untuk hidupku ini," yang kekal dengan amal baik. Ini semakna dengan Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴿ يَقُولُ يَٰلَيۡتَنِي ٱتَّخَذۡتُ مَعَ ٱلرَّسُولِ سَبِيلٗا 27 يَٰوَيۡلَتَىٰ لَيۡتَنِي لَمۡ أَتَّخِذۡ فُلَانًا خَلِيلٗا 28 ﴾ "Dia berkata, 'Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan (yang lurus) bersama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan jadi teman akrab(ku')." (Al-Furqan: 27-28). Dalam ayat ini terdapat petunjuk bahwa kehidupan yang layak dicari kesempurnaannya dan layak dicari kenikmatannya yang sempurna adalah kehidupan di dalam negeri abadi, karena itu adalah negeri yang kekal.

(25-26) ﴿ فَيَوۡمَئِذٖ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَدٞ ﴾ "Maka pada hari itu tiada seorang pun menyiksa seperti siksaNya" bagi orang yang melalaikan hari itu dan melupakan amal untuk hari itu, ﴿ وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَدٞ ﴾ "dan tiada se-orang pun yang mengikat seperti ikatanNya," karena mereka diikat dengan belenggu dari api neraka dan diseret di atas wajah mereka ke dalam neraka yang membara kemudian mereka dijadikan bara api di dalam neraka. Inilah balasan orang-orang yang durjana.

(27-30) Sedangkan orang yang beriman kepada Allah سبحانه وتعالى dan merasa tenang dengan keimanan tersebut, serta membenarkan para rasulNya, maka dikatakan padanya, ﴿ يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَئِنَّةُ ﴾ "Hai jiwa yang tenang," dengan mengingat Allah سبحانه وتعالى dan damai pada cintaNya, yang matanya sejuk karena Allah سبحانه وتعالى, ﴿ ٱرۡجِعِيٓ إِلَىٰ رَبِّكِ ﴾ "kembalilah kepada Rabbmu," Yang merawatmu dengan nikmatNya dan menyempur-nakan kebaikanNya padamu hingga kau menjadi salah satu wali dan kekasihNya, ﴿ رَاضِيَةٗ مَّرۡضِيَّةٗ ﴾ "dengan hati yang puas lagi diridhaiNya," yakni senang pada Allah سبحانه وتعالى dan pada pahala yang Allah memulia-kan dirinya dengannya. Allah pun senang padanya. ﴿ فَٱدۡخُلِي فِي عِبَٰدِي ﴾ "Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu dan masuklah ke dalam surgaKu," ini adalah dialog dengan ruh pada Hari Kiamat, pada saat digiring dan pada saat ajal menjelang.

Dan segala puji hanya untuk Allah semata, Rabb semesta alam.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Fajr: 23

Ayat ini memuat 5 bacaan bertajwid: ikhfa (1), idgham (1), iqlab (1), ghunnah (2).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • ٱلۡإِنسَٰنُNun mati bertemu س

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • يَوۡمَئِذٖ يَتَذَكَّرُTanwin bertemu ي

Iqlab

Nun mati atau tanwin sebelum ba berubah bunyi menjadi mim, berdengung.

  • يَوۡمَئِذِۭ بِجَهَنَّمَۚTanwin bertemu ب

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • بِجَهَنَّمَۚNun bertasydid
  • وَأَنَّىٰNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini