Surat Al-Furqan Ayat 15

QS. Al-Furqan: 15 · Juz 18 · Makkiyah

قُلۡ أَذَٰلِكَ خَيۡرٌ أَمۡ جَنَّةُ ٱلۡخُلۡدِ ٱلَّتِي وُعِدَ ٱلۡمُتَّقُونَۚ كَانَتۡ لَهُمۡ جَزَآءٗ وَمَصِيرٗا

Qul ażālika khairun am jannatul-khuldil-latī wu‘idal-muttaqūn(a), kānat lahum jazā'aw wa maṣīrā(n).

Katakanlah, "Apa (azab) yang demikian itukah yang baik atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?" Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?"

Baca dalam Surat Al-Furqan

Tafsir QS. Al-Furqan: 15

Penjelasan ayat 15–16 sekaligus.

"Katakanlah, 'Apakah (azab) yang demikian itu yang lebih baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan dan tempat kembali bagi mereka?' Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehen-daki, sedang mereka kekal (di dalamnya). (Hal itu) adalah janji dari Rabbmu yang patut dimohonkan (kepadaNya)." (Al-Furqan: 15-16).

(15) Maksudnya, katakan kepada mereka untuk menjelas-kan kepicikan pikiran mereka dan pilihan mereka terhadap yang berbahaya daripada yang bermanfaat, ﴿ أَذَٰلِكَ ﴾ "Apakah (azab) yang demikian itu" yakni, azab yang telah Aku rincikan kepada kalian itu, ﴿ خَيۡرٌ أَمۡ جَنَّةُ ٱلۡخُلۡدِ ٱلَّتِي وُعِدَ ٱلۡمُتَّقُونَۚ ﴾ "yang lebih baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?" yang perbekalan-nya adalah takwa kepada Allah. Siapa saja yang bertakwa, maka Allah telah menjanjikan surga kepadanya, ﴿ كَانَتۡ لَهُمۡ جَزَآءٗ ﴾ "sebagai balasan bagi mereka" atas ketakwaan mereka ﴿ وَمَصِيرٗا ﴾ "dan tempat kembali," yaitu tempat berlindung mereka. Mereka tinggal menetap di sana, dan mereka kekal selama-lamanya.

(16) ﴿ لَّهُمۡ فِيهَا مَا يَشَآءُونَ ﴾ "Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki," maksudnya mereka mencari dan menggan-tungkan angan-angan dan kehendak padanya, berupa berbagai makanan dan minuman yang lezat, pakaian mewah, wanita-wanita cantik, istana-istana pencakar langit, kebun-kebun dan taman-taman yang luas lagi lapang, serta buah-buahan yang menyenangkan orang yang memandang dan akan memakannya karena baiknya, aneka macamnya dan berbagai jenis-jenisnya, dan sungai-sungai yang mengalir di dalam surga dan kebun-kebunnya, kapan dan bagaimana saja mereka suka menggunakannya, dan mereka meng-alirkannya sebagai sungai-sungai yang tidak berubah rasa dan warnanya berupa air susu yang tidak akan pernah berubah rasanya, sungai-sungai air khamar yang lezat bagi orang-orang yang me-minumnya dan sungai-sungai madu yang bersih, berbagai aroma harum, tempat-tempat tinggal yang indah, suara-suara merdu yang keindahannya menyentuh kalbu, saling mengunjungi saudara, kenikmatan berjumpa dengan orang-orang yang dicintai. Dan yang lebih tinggi dari itu semua adalah kenikmatan memandang Wajah Allah Yang Maha Pemurah, mendengar pembicaraanNya, melang-kah mendekat kepadaNya, dan bahagia mendapat keridhaanNya, aman dari murkaNya, serta kontinyuitas dan keabadian dari kenik-matan tersebut dan selalu bertambah sepanjang waktu dan setiap bergantinya masa. ﴿ كَانَ ﴾ "Ia adalah" masuk dan mencapai ke surga itu adalah ﴿ عَلَىٰ رَبِّكَ وَعۡدٗا مَّسۡـُٔولٗا ﴾ "janji dari Rabbmu yang patut dimohonkan (kepada-Nya)," dimohon oleh hamba-hambaNya yang bertakwa dengan lisan mereka dan dengan bahasa tingkah laku mereka. Lalu, negeri yang mana dari kedua negeri (yang disebutkan tadi) yang lebih pantas diutamakan? Orang-orang beramal yang mana yang merupakan orang-orang yang beramal untuk negeri kesengsaraan atau orang-orang yang beramal untuk negeri kebaha-giaan yang lebih pantas dengan keutamaan, akal sehat dan kebang-gaan, wahai orang-orang yang berakal? Sesungguhnya kebenaran sudah menjadi jelas dan jalan menjadi terang, hingga tidak ada satu alasan pun yang tersisa bagi orang yang berlebihan (melampaui batas) untuk mengabaikan dalil (bukti). Maka kami memohon kepadaMu, wahai Tuhan yang telah menetapkan kesengsaraan terhadap kelompok-kelompok manusia, dan kebahagiaan terhadap kelompok-kelompok manusia yang lain, (agar) berkenan menjadikan kami termasuk orang-orang yang Engkau catat mendapat al-husna (pahala yang agung) dan surga. Kami memohon keselamatan kepadaMu, ya Allah dari kondisi orang-orang yang binasa, dan kami memohon kepadaMu selamat darinya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Furqan: 15

Ayat ini memuat 2 bacaan bertajwid: idgham (1), ghunnah (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • جَزَآءٗ وَمَصِيرٗاTanwin bertemu و

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • جَنَّةُNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini