Surat Al-Hajj Ayat 10

QS. Al-Hajj: 10 · Juz 17 · Madaniyah

ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتۡ يَدَاكَ وَأَنَّ ٱللَّهَ لَيۡسَ بِظَلَّٰمٖ لِّلۡعَبِيدِ

Żālika bimā qaddamat yadāka wa annallāha laisa biẓallāmil lil-‘abīd(i).

(Akan dikatakan kepadanya), "Yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya".

Baca dalam Surat Al-Hajj

Tafsir QS. Al-Hajj: 10

Penjelasan ayat 8–10 sekaligus.

"Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya, dengan memalingkan lambungnya untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Dia mendapat ke-hinaan di dunia, dan di Hari Kiamat Kami merasakan kepadanya azab neraka [yang membakar]. [Akan dikatakan kepadanya), 'Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu, dan bahwa Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hambaNya]'." (Al-Hajj: 8-10).

(8) Perdebatan yang telah berlalu adalah untuk orang mu-qallid (orang yang hanya mengikuti tanpa arah). Sementara perde-batan yang sekarang ini ditujukan kepada setan jahat yang menyeru kepada bid'ah. Allah memberitahukan bahwa dia ﴿ يُجَٰدِلُ فِي ٱللَّهِ ﴾ "mem-bantah tentang Allah," maksudnya membantah para utusan Allah dan para pengikut mereka dengan dasar kebatilan untuk meng-hapuskan kebenaran ﴿ بِغَيۡرِ عِلۡمٖ ﴾ "tanpa ilmu pengetahuan,"yang benar, ﴿ وَلَا هُدٗى ﴾ "tanpa petunjuk," maksudnya dalam perdebatannya, dia tidak mengikuti orang yang memberinya petunjuk, tidak juga mengikuti akal yang akan mengarahkannya. Dia bukanlah seorang pengikut yang mendapatkan petunjuk. ﴿ وَلَا كِتَٰبٖ مُّنِيرٖ 8 ﴾ "Dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya," maksudnya jelas lagi terang [artinya] ia tidak mempunyai hujjah yang logis ataupun yang berasal dari dalil naqli. (Argumentasinya) tiada lain hanya rangkaian syubhat yang diwahyukan oleh setan kepadanya. Sesungguhnya setan benar-benar mewahyukan kepada para pengikut mereka untuk mendebat kalian.

(9-10) Di samping itu, dia ﴿ ثَانِيَ عِطۡفِهِۦ ﴾ "memalingkan lam-bungnya," memiringkan badan bagian samping dan lehernya. Ini merupakan sebuah kinayah (kiasan) mengenai keangkuhan mereka terhadap al-haq dan pelecehan mereka terhadap sesama manusia. Sungguh, dia merasa gembira dengan ilmunya yang tidak berguna dan merendahkan para pembela kebenaran dan kebenaran yang mereka sandang ﴿ لِيُضِلَّ ﴾ "untuk menyesatkan," orang-orang. Maksud-nya, agar dia menjadi bagian orang-orang yang mempropaganda-kan kesesatan. Termasuk dalam konteks ini, semua tokoh kekufuran dan kesesatan. Selanjutnya, Allah menerangkan hukuman duniawi dan ukhrawi (yang mesti menimpa mereka). Allah berfirman,﴿ لَهُۥ فِي ٱلدُّنۡيَا خِزۡيٞۖ ﴾ "Ia mendapat kehinaan di dunia," terbukalah kedok buruknya di dunia ini sebelum di akhirat. Peristiwa ini termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah yang sangat menakjubkan. Engkau tidak akan menjumpai seorang penyeru dari kalangan propagandis kekufuran dan kesesatan me-lainkan pasti dia menerima kemarahan, kutukan, kebencian dan celaan di tengah kalangan manusia yang pantas dia terima. Masing-masing tergantung dengan keadaannya. ﴿ وَنُذِيقُهُۥ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ عَذَابَ [ٱلۡحَرِيقِ] 9 ﴾ "Dan di Hari Kiamat, Kami merasakan kepadanya azab neraka [yang membakar]," maksudnya Kami akan menimpakan kepadanya di Hari Kiamat kelak panasnya neraka yang sangat dahsyat dan nyala apinya yang sangat tinggi. Demikian ini, lantaran amalan yang telah dia perbuat ﴿[وَأَنَّ ٱللَّهَ لَيۡسَ بِظَلَّٰمٖ لِّلۡعَبِيدِ] 10 ﴾ "[dan bahwa Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hambaNya]."

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Hajj: 10

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: idgham (1), ghunnah (1), qalqalah (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • بِظَلَّٰمٖ لِّلۡعَبِيدِTanwin bertemu ل

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • وَأَنَّNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • لِّلۡعَبِيدِد di akhir ayat (waqaf)

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini