Surat Al-Hajj Ayat 58

QS. Al-Hajj: 58 · Juz 17 · Madaniyah

وَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ ثُمَّ قُتِلُوٓاْ أَوۡ مَاتُواْ لَيَرۡزُقَنَّهُمُ ٱللَّهُ رِزۡقًا حَسَنٗاۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَهُوَ خَيۡرُ ٱلرَّٰزِقِينَ

Wal-lażīna hājarū fī sabīlillāhi ṡumma qutilū au mātū layarzuqannahumullāhu rizqan ḥasanā(n), wa innallāha lahuwa khairur-rāziqīn(a).

Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka dibunuh atau mati benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (surga). Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki.

Baca dalam Surat Al-Hajj

Tafsir QS. Al-Hajj: 58

Penjelasan ayat 58–59 sekaligus.

"Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka dibunuh atau mati, benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rizki yang baik (surga). Dan sesungguhnya Allah adalah Sebaik-baiknya Pemberi rizki. Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (surga) yang mereka menyukainya. Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun." (Al-Hajj: 58-59).

(58) Ini merupakan berita gembira besar bagi yang me-nempuh perjalanan hijrah di jalan Allah. Dia keluar meninggalkan kampung halaman dan wilayahnya, anak-anak serta harta kekaya-annya dalam rangka menggapai ridha Allah, dan membela agama Allah. Orang ini mesti mendapat pahala dari Allah, baik dia me-ninggal di atas kasurnya atau terbunuh sebagai mujahid di jalan Allah. ﴿ لَيَرۡزُقَنَّهُمُ ٱللَّهُ رِزۡقًا حَسَنٗاۚ ﴾ "Benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rizki yang baik (surga)," di alam Barzakh dan di Hari Kiamat dengan masuk surga yang berisikan rahmat, keindahan, kebaikan, dan kenikmatan hati dan jasmani. Ayat ini juga bisa mengandung pengertian bahwasanya orang yang berhijrah di jalan Allah, sungguh Allah telah menjamin rizkinya di dunia dengan rizki yang melimpah lagi baik. Sama saja, baik Allah mengetahui-nya akan meninggal di atas ranjangnya atau terbunuh di medan laga (mati syahid). Masing-masing akan terjamin rizkinya. Maka, jangan dikira bahwa orang yang pergi meninggalkan kampung halamannya, harta-bendanya (hijrah karena Allah) akan mengalami kemiskinan dan membutuhkan uluran tangan orang. Karena Pem-beri rizkinya adalah sebaik-baik Dzat yang melimpahkan rizki. Sungguh, telah terjadi sebagaimana yang diberitakan. Sesungguh-nya kaum Muhajirin terdahulu, telah meninggalkan kampung halaman, anak keturunan mereka, dan harta-benda mereka demi membela agama Allah. Tidak berapa lama, Allah menaklukkan negeri-negeri bagi mereka dan menjadikan mereka penguasa atas umat manusia. Mereka berhasil menggenggam harta kekayaan negeri-negeri itu. Dengan itu, mereka tergolong orang-orang yang terkaya.

(59) Berdasarkan pernyataan ini, Firman Allah, ﴿ لَيُدۡخِلَنَّهُم مُّدۡخَلٗا يَرۡضَوۡنَهُۥۚ ﴾ "Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (surga) yang mereka menyukainya," baik bermakna Allah menaklukkan negeri-negeri bagi mereka, terutama penaklukan kota Makkah yang dimuliakan. Mereka memasukinya dengan diliputi rasa ridha dan suka cita. Atau yang dimaksudkan adalah rizki di akhirat yang berbentuk masuk ke dalam surga. Sehingga ayat ini memadukan antara dua jenis limpahan rizki; rizki di dunia dan rizki di akhirat. Lafazh (yang dipakai) sejalan dengan seluruh makna ini. Dan maknanya tetap benar. Maka, tidak ada salahnya ditujukan pada semua makna itu. ﴿ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَعَلِيمٌ ﴾ "Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui," segala urusan, yang zahir maupun batin, yang terdahulu dan yang terjadi belakangan ﴿ حَلِيمٞ 59 ﴾ "lagi Maha Penyantun," para makhluk mendurhakaiNya dan menentangNya dengan berbagai macam dosa besar, akan tetapi Dia tidak menye-gerakan siksaan atas mereka, kendatipun sangat mampu melaku-kannya. Justru tetap mencurahkan rizki bagi mereka dan mengu-curkan kebaikan untuk mereka.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Hajj: 58

Ayat ini memuat 4 bacaan bertajwid: idgham (1), ghunnah (3).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • حَسَنٗاۚ وَإِنَّTanwin bertemu و

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • ثُمَّMim bertasydid
  • لَيَرۡزُقَنَّهُمُNun bertasydid
  • وَإِنَّNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini