Surat Al-Haqqah Ayat 12

QS. Al-Haqqah: 12 · Juz 29 · Makkiyah

لِنَجۡعَلَهَا لَكُمۡ تَذۡكِرَةٗ وَتَعِيَهَآ أُذُنٞ وَٰعِيَةٞ

Linaj‘alahā lakum tażkirataw wa ta‘iyahā użunuw wā‘iyah(tun).

agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.

Baca dalam Surat Al-Haqqah

Tafsir QS. Al-Haqqah: 12

Penjelasan ayat 9–12 sekaligus.

"Dan telah datang Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri yang dijungkirbalikkan karena kesalahan yang besar. Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Rabb mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras. Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung), Kami bawa (nenek moyang) kamu, ke dalam bahtera, agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar." (Al-Haqqah: 9-12).

(9-10) Maksudnya, begitu juga dengan selain kedua umat pembangkang tadi, yaitu 'Ad dan Tsamud, masih banyak lagi umat yang melampaui batas dan membangkang, seperti raja Mesir (Fir'aun) yang didatangi oleh rasul Allah سبحانه وتعالى, Nabi Musa bin Imran عليه السلام. Nabi Musa عليه السلام memberitahukan tanda-tanda kebesaran yang jelas padanya, namun mereka tidak meyakini kebenaran itu, justru membangkang dan kufur secara zhalim dan sombong. Sebelum mereka ada, ﴿ وَٱلۡمُؤۡتَفِكَٰتُ ﴾ "(penduduk) negeri yang dijungkirbalikkan," yaitu negeri kaum Luth a, seluruhnya melakukan ﴿ بِٱلۡخَاطِئَةِ ﴾ "kesa-lahan yang besar," yakni, melakukan perbuatan yang melampaui batas; kekufuran, pendustaan, kezhaliman, pembangkangan yang disertai dengan berbagai kemaksiatan dan kefasikan. ﴿ فَعَصَوۡاْ رَسُولَ رَبِّهِمۡ ﴾ "Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Rabb mereka," ini adalah isim jenis (kata benda umum) yang maksudnya, mereka semua mendustakan rasul yang diutus Allah سبحانه وتعالى pada mereka, kemu-dian mereka semua disiksa oleh Allah سبحانه وتعالى ﴿ أَخۡذَةٗ رَّابِيَةً ﴾ "dengan siksaan yang sangat keras," yakni, siksaan yang melebihi batas dan ukuran yang membinasakan mereka.

(11-12) Di antara sebagian besar kaum pendusta terdapat kaum Nuh عليه السلام. Allah سبحانه وتعالى menenggelamkan mereka dalam lautan ketika air menggenangi seluruh permukaan bumi dan melampaui ambang batas tertingginya. Allah سبحانه وتعالى memberi karunia seluruh makhluk yang ada setelah mereka yang berada ﴿ فِي ٱلۡجَارِيَةِ ﴾ "dalam bah-tera," semua makhluk yang ada setelah mereka berada di tulang punggung ayah dan ibu mereka yang diselamatkan Allah سبحانه وتعالى. Me-reka memuji dan bersyukur kepada Allah سبحانه وتعالى yang telah menyela-matkan mereka pada saat kaum yang melampaui batas dibinasakan. Mereka menjadikan tanda-tanda kebesaranNya sebagai pelajaran yang menunjukkan keesaanNya. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴿ لِنَجۡعَلَهَا ﴾ "Agar Kami jadikan," perahu dan yang dimaksudkan adalah jenisnya, sebagai ﴿ تَذۡكِرَةٗ ﴾ "peringatan bagi kamu," ingatan kalian pada perahu pertama yang dibuat dan bagaimana kisahnya dan bagai-mana Allah سبحانه وتعالى menyelamatkan orang yang beriman kepadaNya dan mengikuti RasulNya di atas perahu itu dan bagaimana Allah سبحانه وتعالى membinasakan seluruh penduduk bumi, karena jenis sesuatu itu mengingatkan pada aslinya. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴿ وَتَعِيَهَآ أُذُنٞ وَٰعِيَةٞ ﴾ "Dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar," yang dicerna oleh mereka yang berakal dan dimengerti maksudnya, serta arah tanda-tanda kebesaranNya. Lain halnya dengan mereka yang berpaling, orang-orang yang lalai, orang-orang tolol, dan tidak memiliki kecerdasan. Mereka ini tidak bisa mengambil manfaat dari tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى karena tidak adanya pemahaman mereka mengenai Allah سبحانه وتعالى dan tidak mau memikirkan tanda-tanda kebe-saranNya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Haqqah: 12

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: idgham (2), qalqalah (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • تَذۡكِرَةٗ وَتَعِيَهَآTanwin bertemu و
  • أُذُنٞ وَٰعِيَةٞTanwin bertemu و

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • لِنَجۡعَلَهَاج mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini