Surat Al-Haqqah Ayat 7

QS. Al-Haqqah: 7 · Juz 29 · Makkiyah

سَخَّرَهَا عَلَيۡهِمۡ سَبۡعَ لَيَالٖ وَثَمَٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومٗاۖ فَتَرَى ٱلۡقَوۡمَ فِيهَا صَرۡعَىٰ كَأَنَّهُمۡ أَعۡجَازُ نَخۡلٍ خَاوِيَةٖ

Sakhkharahā ‘alaihim sab‘a layāliw wa ṡamāniyata ayyām(in), ḥusūman fataral-qauma fīhā ṣar‘ā, ka'annahum a‘jāzu nakhlin khāwiyah(tin).

yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum ʻĀd pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).

Baca dalam Surat Al-Haqqah

Tafsir QS. Al-Haqqah: 7

Penjelasan ayat 1–8 sekaligus.

"Hari Kiamat, apakah Hari Kiamat itu? Dan tahukah kamu apakah Hari Kiamat itu? Kaum Tsamud dan 'Ad telah mendusta-kan Hari Kiamat. Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa. Adapun kaum 'Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang. Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk). Maka kamu tidak melihat seorang pun yang tinggal (masih hidup) di antara mereka." (Al-Haqqah: 1-8).

Makkiyah

"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."

(1-3) ﴿ ٱلۡحَآقَّةُ ﴾ "Hari Kiamat." Ini adalah salah satu nama lain Hari Kiamat. (Disebut demikian) karena kiamat terwujud, menem-patkan seluruh manusia dan menampakkan berbagai hakikat ma-salah dan rahasia-rahasia hati. Allah سبحانه وتعالى membesar-besarkan peri-halnya dengan menyebutnya berulang-ulang dengan berfirman, ﴿ ٱلۡحَآقَّةُ 1 مَا ٱلۡحَآقَّةُ 2 وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡحَآقَّةُ 3 ﴾ "Hari Kiamat, apakah Hari Kiamat itu? Dan tahukah kamu apa Hari Kiamat itu?" Hari Kiamat adalah hari besar dan huru-hara yang dahsyat. Di antara dahsyatnya kiamat; Allah سبحانه وتعالى membinasakan umat-umat yang mendustakannya dengan siksaan yang disegerakan.

(4) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan contoh dari kondisi-kondisi kiamat yang ada di dunia yang bisa disaksikan, yaitu datangnya berbagai macam siksaan keras yang menimpa umat-umat pembangkang seraya berfirman, ﴿ كَذَّبَتۡ ثَمُودُ ﴾ "Kaum Tsamud telah mendustakan." Mereka adalah kabilah terkenal yang menghuni daerah al-Hijir, mereka adalah kaum yang diutuskan kepada me-reka seseorang rasul bernama Nabi Shaleh عليه السلام. Nabi Shaleh عليه السلام melarang mereka dari kesyirikan yang mereka lakukan dan me-merintahkan mereka untuk bertauhid, tapi mereka menentang dan mendustakan seruan Nabi Shaleh عليه السلام. Mereka mendustakan berita tentang Hari Kiamat yang disampaikan Nabi Shaleh عليه السلام. Hari Kiamat itulah hari menakutkan yang membuat makhluk ketakutan karena huru-haranya. Begitu juga dengan kaum 'Ad pertama, kaum yang bertempat di Hadhramaut ketika Allah سبحانه وتعالى mengutus Nabi Hud عليه السلام kepada mereka. Nabi Hud عليه السلام menyerukan mereka untuk menyembah Allah سبحانه وتعالى semata, tapi mereka mendustakannya dan mengingkari Hari Kebangkitan yang disampaikan pada mereka. Allah سبحانه وتعالى kemudian membinasakan kedua kaum tersebut dengan siksaan yang disegerakan.

(5) ﴿ فَأَمَّا ثَمُودُ فَأُهۡلِكُواْ بِٱلطَّاغِيَةِ ﴾ "Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa." Yakni suara keras yang amat mengerikan, yang memutuskan hati dan menghempas-kan ruh mereka. Mereka pun menjadi bangkai, dan yang terlihat hanya tempat tinggal serta bangkai mereka.

(6) ﴿ وَأَمَّا عَادٞ فَأُهۡلِكُواْ بِرِيحٖ صَرۡصَرٍ ﴾ "Adapun kaum 'Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin," yaitu angin yang bertiup sangat kencang yang mengeluarkan gemuruh keras mele-bihi suara halilintar, ﴿ عَاتِيَةٖ ﴾ "lagi amat kencang," yang melebihi batas menurut pendapat mayoritas ahli tafsir. Atau menerjang kaum 'Ad dan melebihi batasnya sebagaimana menurut pendapat yang benar.

(7) ﴿ سَخَّرَهَا عَلَيۡهِمۡ سَبۡعَ لَيَالٖ وَثَمَٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومٗاۖ ﴾ "Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus," yakni malapetaka dan bencana mengerikan yang menimpa mereka sehingga memporak-porandakan dan membinasakan mereka. ﴿ فَتَرَى ٱلۡقَوۡمَ فِيهَا صَرۡعَىٰ ﴾ "Maka kamu melihat kaum 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan," maksudnya, dalam keadaan mati binasa, ﴿ كَأَنَّهُمۡ أَعۡجَازُ نَخۡلٍ خَاوِيَةٖ ﴾ "seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk)," maksudnya, mereka seperti batang pohon kurma yang ujungnya telah terpotong (mati) karena lapuk, sehingga ber-jatuhan.

(8) ﴿ فَهَلۡ تَرَىٰ لَهُم مِّنۢ بَاقِيَةٖ ﴾ "Maka kamu tidak melihat seorang pun yang tinggal (masih hidup) di antara mereka." Pertanyaan ini bermakna penafian yang ditegaskan.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Haqqah: 7

Ayat ini memuat 4 bacaan bertajwid: ikhfa (1), idgham (1), ghunnah (1), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • حُسُومٗاۖ فَتَرَىTanwin bertemu ف

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • لَيَالٖ وَثَمَٰنِيَةَTanwin bertemu و

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • كَأَنَّهُمۡNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • سَبۡعَب mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini