Surat Al-Hijr Ayat 4

QS. Al-Hijr: 4 · Juz 14 · Makkiyah

وَمَآ أَهۡلَكۡنَا مِن قَرۡيَةٍ إِلَّا وَلَهَا كِتَابٞ مَّعۡلُومٞ

Wa mā ahlaknā min qaryatin illā wa lahā kitābum ma‘lūm(un).

Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeri pun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan.

Baca dalam Surat Al-Hijr

Tafsir QS. Al-Hijr: 4

Penjelasan ayat 1–5 sekaligus.

"Alif, lam, ra. (Surat) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat al-Kitab (yang sempurna), yaitu (ayat-ayat) al-Qur`an yang mem-beri penjelasan. Orang-orang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang Muslim. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan ber-senang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan kosong , maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka). Dan tidaklah Kami membinasakan suatu negeri pun melainkan telah ditentukan masa kebinasaannya. Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan-(nya)." (Al-Hijr: 1-5).

Makkiyah

"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang"

(1) Allah سبحانه وتعالى berfirman untuk mengagungkan kitabNya lagi untuk memujinya, ﴿ تِلۡكَ ءَايَٰتُ ٱلۡكِتَٰبِ ﴾ "(Surat) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat al-Kitab (yang sempurna)", ayat-ayat yang menunjukkan makna-makna yang paling bagus dan tuntutan yang paling mulia, ﴿ وَقُرۡءَانٖ مُّبِينٖ ﴾ "yaitu (ayat-ayat) al-Qur`an yang memberi penjelasan", untuk fakta-fakta dengan lafazh yang terindah dan paling jelas ser-ta lebih mengarah kepada maksud pembicaraan.

(2) Ini merupakan salah satu faktor yang mengharuskan para makhluk untuk tunduk patuh kepadaNya, berserah diri terhadap hukumNya, dan menanggapinya dengan tangan terbuka, riang dan gembira. Sedangkan orang yang menyikapi nikmat agung ini dengan menampik dan mengingkarinya, maka dia termasuk orang-orang yang mendustakan lagi sesat. Mereka akan kedatangan satu waktu, yang nantinya mereka akan berandai-andai untuk menjadi orang-orang Muslim. Maksudnya, tunduk patuh kepada hukum-hukum-Nya. Peristiwa itu terjadi tatkala tabir penutup tersingkap dan tan-da-tanda datangnya Hari Akhirat serta gejala-gejala permulaan tibanya ajal tampak. Saat berada dalam suasana akhirat kelak, mereka berharap menjadi orang-orang yang berserah diri, namun kesem-patan sudah hilang. Tapi memang mereka di dunia ini, tertipu.

(3) ﴿ ذَرۡهُمۡ يَأۡكُلُواْ وَيَتَمَتَّعُواْ ﴾ "Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang", dengan kelezatan-kelezatan (hidup) mereka ﴿ وَيُلۡهِهِمُ ٱلۡأَمَلُۖ ﴾ "dan dilalaikan oleh angan-angan kosong", maksudnya mengimpikan keabadian hidup di dunia sehingga melalaikan me-reka dari akhirat. ﴿ فَسَوۡفَ يَعۡلَمُونَ ﴾ "Maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka)" mereka akan mengetahui bahwa keyakin-an yang mereka pegangi adalah batil, amalan-amalan mereka akan lenyap menjelma kerugian yang mesti mereka tanggung. Janganlah mereka terperdaya dengan penangguhan tempo oleh Allah (bagi mereka). Ini sudah menjadi ketetapan Allah pada umat-umat ma-nusia.

(4) ﴿ وَمَآ أَهۡلَكۡنَا مِن قَرۡيَةٍ ﴾ "Dan tidaklah Kami membinasakan suatu negeri pun", umat manusia yang pantas untuk ditimpa siksaan, ﴿ إِلَّا وَلَهَا كِتَابٞ مَّعۡلُومٞ ﴾ "melainkan telah ditentukan masa kebinasaannya", sudah ditentukan waktu pemusnahannya.

(5) ﴿ مَّا تَسۡبِقُ مِنۡ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسۡتَـٔۡخِرُونَ ﴾ "Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan-(nya)", (semua sudah ditentukan waktunya), kalau tidak demikian, dosa-dosa pasti memperlihatkan pengaruh (buruk)nya, kendati-pun tidak langsung muncul (berupa siksaan).

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Hijr: 4

Ayat ini memuat 2 bacaan bertajwid: ikhfa (1), idgham (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مِن قَرۡيَةٍNun mati bertemu ق

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • كِتَابٞ مَّعۡلُومٞTanwin bertemu م

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini