Surat Al-Hijr Ayat 45

QS. Al-Hijr: 45 · Juz 14 · Makkiyah

إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ فِي جَنَّٰتٖ وَعُيُونٍ

Innal-muttaqīna fī jannātiw wa ‘uyūn(in).

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir).

Baca dalam Surat Al-Hijr

Tafsir QS. Al-Hijr: 45

Penjelasan ayat 45–50 sekaligus.

"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang meng-alir). (Dikatakan kepada mereka), 'Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman.' Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan darinya. Kabarkan kepada hamba-hambaKu, bahwa Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan bahwa sesungguh-nya azabKu adalah azab yang sangat pedih'." (Al-Hijr: 45-50).

(45) Allah تعالى berfirman, ﴿ إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ ﴾ "Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa", yaitu orang-orang yang khawatir (terjerumus) taat kepada setan dan ajakan-ajakan yang ia serukan kepada mereka, dari segala jenis dosa dan kemaksiatan ﴿ فِي جَنَّٰتٖ وَعُيُونٍ ﴾ "berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir)", taman-taman itu telah mencakup seluruh tanaman dan semua buah-buahannya yang lezat-lezat yang masak di setiap saat.

(46) Dikatakan kepada mereka ketika hendak memasukinya, ﴿ ٱدۡخُلُوهَا بِسَلَٰمٍ ءَامِنِينَ ﴾ "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman", dari kematian, tidur, kelelahan, dan kelesuan serta putusnya aliran kenikmatan yang mana mereka sedang larut di dalamnya atau ber-kurangnya kenikmatan, dan juga (aman) dari penyakit, kesedihan, kerisauan, dan seluruh persoalan yang mengeruhkan pikiran."

(47) ﴿ وَنَزَعۡنَا مَا فِي صُدُورِهِم مِّنۡ غِلٍّ ﴾ "Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka", maka hati mereka senantiasa selamat dari setiap dendam, kedengkian, bersih lagi saling men-cintai kepada sesama ﴿ إِخۡوَٰنًا عَلَىٰ سُرُرٖ مُّتَقَٰبِلِينَ ﴾ "sedang mereka merasa ber-saudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan", hal ini menunjuk-kan tentang terjadinya saling berkunjung dan bertemu serta keso-panan etika di antara mereka karena setiap orang saling berhadapan dengan yang lain, tidak membelakanginya, duduk bertelekan pada dipan-dipan yang berhiaskan kasur, permata, dan berbagai batu-batu mulia.

(48) ﴿ لَا يَمَسُّهُمۡ فِيهَا نَصَبٞ ﴾ "Mereka tidak merasa lelah di dalamnya", baik lahir maupun batin. Keadaan demikian karena Allah telah men-ciptakan mereka dalam bentuk dan kehidupan yang sempurna, yang menolak semua kehancuran. ﴿ وَمَا هُم مِّنۡهَا بِمُخۡرَجِينَ ﴾ "Dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan dari padanya", di segenap waktu.

(49) Sesudah Allah menceritakan kabar-kabar yang dapat membangkitkan rasa cinta dan takut dari sesuatu yang dibuat oleh Allah, berupa surga dan neraka, maka Allah menyebutkan (dalam ayat ini) sesuatu yang membangkitkan perasaan tersebut, dengan menyebutkan sifat-sifatNya تعالى. Allah berfirman, ﴿ نَبِّئۡ عِبَادِيٓ ﴾ "Kabar-kan kepada hamba-hambaKu", beritahukanlah kepada mereka dengan kepastian dan didukung oleh bukti-bukti nyata, ﴿ أَنِّيٓ أَنَا ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ ﴾ "bahwa Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang", sesung-guhnya mereka itu jika mengetahui kesempurnaan rahmat dan ampunan Allah, tentu akan berusaha menempuh langkah-langkah yang mengantarkan mereka menuju rahmatNya, dan meninggalkan dosa-dosa dan bertaubat darinya, supaya dapat meraih ampunan Allah.

(50) Meskipun demikian, tidak sepatutnya gurat harapan (raja`) terus menerus membuat mereka merasa dalam naungan rasa aman dan keterlenaan. Maka, beritahukanlah kepada mereka ﴿ وَأَنَّ عَذَابِي هُوَ ٱلۡعَذَابُ ٱلۡأَلِيمُ ﴾ "bahwa azabKu adalah azab yang sangat pedih", maksudnya (sebenarnya) tidak ada siksaan (yang nyata) kecuali siksa Allah yang tidak terukur tingkatannya dan tidak terdeteksi gambarannya. Kami berlindung kepada Allah dari siksaNya. Se-sungguhnya mereka itu bila mengetahui bahwa tidak ada seorang pun yang dapat menimpakan siksaan seperti siksaNya dan tidak ada yang mampu mengikat seperti ikatanNya, maka mereka akan berhati-hati dan menjauhkan diri dari segala faktor yang mendatang-kan hukuman pada mereka. Maka, seyogyanya seorang hamba, hatinya selalu berada di antara khauf (rasa takut), raja` (pengharapan), motivasi dan ancaman. Bila ia memandang rahmat Rabbnya, ampunan dan kemurahan serta kebaikanNya, maka hal itu akan menumbuhkan sikap raja` dan motivasi (terhadap kebaikan). Dan bila ia merenungi dosa-dosa-nya, dan kekurangannya pada pemenuhan hak-hak Rabb, maka hal itu akan melahirkan rasa takut dan kekhawatiran serta melepas-kan diri dari dosa-dosa itu.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Hijr: 45

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: idgham (1), ghunnah (2).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • جَنَّٰتٖ وَعُيُونٍTanwin bertemu و

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • إِنَّNun bertasydid
  • جَنَّٰتٖNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini