Surat Al-Hijr Ayat 86

QS. Al-Hijr: 86 · Juz 14 · Makkiyah

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ ٱلۡخَلَّٰقُ ٱلۡعَلِيمُ

Inna rabbaka huwal-khallāqul-‘alīm(u).

Sesungguhnya Tuhan-mu, Dia-lah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.

Baca dalam Surat Al-Hijr

Tafsir QS. Al-Hijr: 86

Penjelasan ayat 85–86 sekaligus.

"Dan tidaklah Kami menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar-benar. Dan sesungguhnya saat (Kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkan-lah (mereka) dengan cara yang baik. Sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui." (Al-Hijr: 85-86).

(85) Maksudnya, Kami tidaklah menciptakan keduanya dengan sia-sia lagi batil, sebagaimana persangkaan para musuh Allah. Bahkan Kami tidaklah menciptakan keduanya ﴿ إِلَّا بِٱلۡحَقِّۗ ﴾ "me-lainkan dengan benar-benar", yang dari kebenaran itu (diharapkan) agar keduanya dan seisinya menjadi petunjuk atas kesempurnaan Pencipta keduanya, kekuasaanNya serta keluasan rahmatNya, hik-mahNya, dan ilmuNya yang meliputi (segala sesuatu). Dan (menun-jukkan) bahwa Dia-lah yang tidak sepatutnya ibadah dikerjakan kecuali untukNya, tiada sekutu bagiNya. ﴿ وَإِنَّ ٱلسَّاعَةَ لَأٓتِيَةٞۖ ﴾ "Dan sesungguhnya saat (Kiamat) itu pasti akan datang", tidak disangsikan lagi, sungguh penciptaan langit dan bumi lebih dahsyat dibandingkan sekedar penciptaan manusia. ﴿ فَٱصۡفَحِ ٱلصَّفۡحَ ٱلۡجَمِيلَ ﴾ "Maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik", yaitu pemberian maaf yang tidak dibuntuti tindakan menyakiti (si penerima). Justru membalas sikap buruk orang dengan kebaikan, dosa dengan ampunan, agar engkau dapat menggapai pahala dan ganjaran besar dari Rabbmu. Sesungguhnya setiap sesuatu yang (pasti) datang berarti sudah dekat. Telah tersibak sebuah pengertian yang lebih baik dari pada yang sudah saya sebutkan (di atas), yakni perkara yang diperintah-kan adalah memberi maaf dengan cara yang baik. Artinya cara yang elegan yang terbebas dari unsur kedengkian dan gangguan dalam bentuk ucapan maupun tindakan, bukan pemberian maaf yang tidak baik. Yaitu pemberian maaf yang tidak pada tempatnya. Maka, tidak boleh diberikan maaf ketika keadaan menuntut penerapan hukuman. Semisal menghukum orang-orang yang melampaui batas, lagi berbuat aniaya yang tidak ada terapi yang bermanfaat bagi mereka kecuali penjatuhan hukuman (pada diri mereka). Inilah mak-na yang saya maksud.

(86) ﴿ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ ٱلۡخَلَّٰقُ ﴾ "Sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah Yang Maha Pencipta", yang menciptakan segala makhluk ﴿ ٱلۡعَلِيمُ ﴾ "lagi Maha Mengetahui", segala sesuatu. Tidak ada seorang pun yang sanggup menghalangi Allah dari segala yang diliputi oleh ilmuNya, dan berjalan di atas penciptaanNya. Itu berlaku pada seluruh benda yang ada.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Hijr: 86

Ayat ini memuat 1 bacaan bertajwid: ghunnah (1).

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • إِنَّNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini