Surat Al-Ikhlas Ayat 3
QS. Al-Ikhlas: 3 · Juz 30 · Makkiyah
لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ
Lam yalid wa lam yūlad.
Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
Baca dalam Surat Al-IkhlasQS. Al-Ikhlas: 3 · Juz 30 · Makkiyah
لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ
Lam yalid wa lam yūlad.
Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
Baca dalam Surat Al-IkhlasPenjelasan ayat 1–4 sekaligus.
"Katakanlah, 'Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.' Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadaNya segala urusan. Dia tidak ber-anak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia." (Al-Ikhlash: 1-4).
Makkiyah
"Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."
(1) ﴿ قُلۡ ﴾ "Katakanlah," dengan perkataan tegas, dengan yakin, dan mengetahui maknanya, ﴿ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ﴾ "Dia-lah Allah Yang Maha Esa," yakni, kemahaesaan itu hanya terbatas padaNya. Dia-lah Yang Maha Esa, yang tersendiri dengan kesempurnaan, hanya bagiNya nama-nama indah, sifat-sifat sempurna dan per-buatan-perbuatan yang suci yang tidak ada tandinganNya.
(2) ﴿ ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ ﴾ "Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu," yakni yang dituju dalam seluruh kebutuhan. Semua penghuni alam atas dan bawah amat memerlukanNya. KepadaNya mereka meminta apa yang mereka perlukan dan kepa-daNya mereka bergantung pada apa yang mereka inginkan, karena Dia Maha Sempurna dalam sifat-sifatNya, Maha Mengetahui Yang sempurna ilmuNya, Maha Penyantun yang sempurna santunNya, Maha Penyayang yang sempurna rahmatNya, yang meliputi segala sesuatu dan seperti itulah seluruh sifat-sifatNya.
(3) Dan di antara kesempurnaanNya, Dia ﴿ لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ ﴾ "tidak beranak dan tiada pula diperanakkan," karena kesempurnaan kecukupanNya.
(4) ﴿ وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ ﴾ "Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia," baik dalam nama-namaNya, sifat-sifatNya mau-pun perbuatan-perbuatanNya. Mahasuci dan Mahatinggi Allah. Surat ini mencakup tauhid asma` dan sifat.
Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.
Ayat ini memuat 2 bacaan bertajwid: qalqalah (2).
Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.