Surat Al-Isra' Ayat 110

QS. Al-Isra': 110 · Juz 15 · Makkiyah

قُلِ ٱدۡعُواْ ٱللَّهَ أَوِ ٱدۡعُواْ ٱلرَّحۡمَٰنَۖ أَيّٗا مَّا تَدۡعُواْ فَلَهُ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ وَلَا تَجۡهَرۡ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتۡ بِهَا وَٱبۡتَغِ بَيۡنَ ذَٰلِكَ سَبِيلٗا

Qulid‘ullāha awid‘ur-raḥmān(a), ayyam mā tad‘ū fa lahul-asmā'ul-ḥusnā, wa lā tajhar biṣalātika wa lā tukhāfit bihā wabtagi baina żālika sabīlā(n).

Katakanlah, "Serulah Allah atau serulah Ar-Raḥman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai Al -‘Asmā ‘ul ῌusnā (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam salatmu, dan janganlah pula merendahkannya, dan carilah jalan tengah di antara kedua itu".

Baca dalam Surat Al-Isra'

Tafsir QS. Al-Isra': 110

Penjelasan ayat 110–111 sekaligus.

"Katakanlah, 'Serulah Allah atau serulah ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, maka Dia mempunyai Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik), dan janganlah kamu mengeras-kan suaramu dalam shalatmu, dan janganlah pula merendahkan-nya, dan carilah jalan tengah di antara kedua itu.' Dan katakan-lah, 'Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaanNya, dan Dia tidak memerlukan penolong disebabkan kehinaan, dan agungkanlah Dia dengan peng-agungan yang sebesar-besarnya'." (Al-Isra`: 110-111).

(110) Allah تعالى berfirman kepada para hambaNya, ﴿ ٱدۡعُواْ ٱللَّهَ أَوِ ٱدۡعُواْ ٱلرَّحۡمَٰنَۖ ﴾ "Serulah Allah atau serulah ar-Rahman," maksudnya nama mana saja yang kamu kehendaki ﴿ أَيّٗا مَّا تَدۡعُواْ فَلَهُ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ ﴾ "dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik)." Allah tidak mempunyai nama yang tidak baik sehingga Dia (perlu) melarang berdoa dengan nama itu. [Bahkan], nama-nama Allah mana saja yang kamu gunakan untuk menyeru-Nya, niscaya tujuannya akan tercapai. Dan seyogyanya, apabila berdoa, hendaklah disebutkan dalam setiap permintaan dengan permohonan yang sesuai dengan nama-nama itu. ﴿ وَلَا تَجۡهَرۡ بِصَلَاتِكَ ﴾ "Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu," maksudnya bacaanmu, ﴿ وَلَا تُخَافِتۡ بِهَا ﴾ "dan janganlah pula merendahkannya," masing-masing dua perkara ini mengandung un-sur yang terlarang. Adapun bacaan yang keras, maka apabila orang-orang musyrik yang ingkar itu mendengarnya, tentu mereka akan mencelanya dan mencela orang yang membacanya. Sedangkan bacaan yang pelan, maka orang-orang yang ingin mendengarkan-nya (secara diam-diam) tidak akan bisa merealisasikan maksud-nya. ﴿ وَٱبۡتَغِ بَيۡنَ ذَٰلِكَ ﴾ "Dan carilah di antara kedua itu," yaitu antara menge-raskan bacaan dan memelankannya, ﴿ سَبِيلٗا ﴾ "jalan," yaitu jalan te-ngah di antara keduanya.

(111) ﴿ وَقُلِ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ﴾ "Dan katakanlah, 'Segala puji bagi Allah'," yang mempunyai kesempurnaan, pujian, dan kemurahan dalam segala sisi, yang terlepas dari segala cacat dan kekurangan, ﴿ ٱلَّذِي لَمۡ يَتَّخِذۡ وَلَدٗا وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ شَرِيكٞ فِي ٱلۡمُلۡكِ ﴾ "Dzat yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaanNya," bahkan kerajaan semuanya adalah milik Allah Yang Maha Esa dan Perkasa. Semua makhluk yang berada di atas dan di bawah, semua milik Allah. Tidak ada bagian sedikit pun bagi siapa saja dari kerajaan itu ﴿ وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ وَلِيّٞ مِّنَ ٱلذُّلِّۖ ﴾ "dan Dia tidak memerlukan penolong disebabkan kehinaan," maksudnya tidak mengangkat salah seorang dari makhlukNya sebagai waliNya guna mengagungkan diri dan menolongNya. Sesungguhnya Dia Mahakaya dan Maha Terpuji, tidak membutuhkan seorang pun dari makhlukNya, baik yang di bumi maupun yang di langit. Akan te-tapi, Allah mengambil wali-wali sebagai kebaikan dan rahmat dariNya untuk para hambaNya, ﴿ ٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يُخۡرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِۖ ﴾ "Allah pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman)." (Al-Baqarah: 257). ﴿ وَكَبِّرۡهُ تَكۡبِيرَۢا ﴾ "Dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang se-besar-besarnya," maksudnya besarkan dan agungkanlah Dia dengan memberitakan sifat-sifatNya yang agung, dan dengan memujiNya, dengan Asma` ul-Husna, dengan memuji perbuatan-perbuatanNya yang suci, dan mengagungkanNya dengan beribadah kepadaNya semata tanpa sekutu dan mengikhlaskan agama ini semuanya ha-nya untuk Allah.

Tuntas sudah tafsir surat al-Isra`. Segala puji, karunia, dan pu-jian yang baik bagi Allah melalui tangan penyusunnya Abdurrahman bin Nashir bin Abdullah as-Sa'di. Semoga Allah mengampuninya dan mengampuni kedua orang tuanya serta kaum Muslimin se-luruhnya. Shalawat dan salam semoga Allah berikan kepada Nabi Muhammad ﷺ. 7 Jumadil Ula 1344 H. Saya menukilnya dari tulisan penulis dengan pena al-Faqir ila Allah, Sulaiman al-Hamd al-Bassan. Semoga Allah mengampuni-nya dan kedua orang tuanya serta segenap kaum Muslimin. Amin. Semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hadits terkait QS. Al-Isra': 110

Hukum Tajwid QS. Al-Isra': 110

Ayat ini memuat 6 bacaan bertajwid: idgham (1), qalqalah (5).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • أَيّٗا مَّاTanwin bertemu م

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • ٱدۡعُواْد mati
  • ٱدۡعُواْد mati
  • تَدۡعُواْد mati
  • تَجۡهَرۡج mati
  • وَٱبۡتَغِب mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini