Surat Al-Kahf Ayat 103

QS. Al-Kahf: 103 · Juz 16 · Makkiyah · 10 Ayat Terakhir Surat Al-Kahfi

قُلۡ هَلۡ نُنَبِّئُكُم بِٱلۡأَخۡسَرِينَ أَعۡمَٰلًا

Qul hal nunabbi'ukum bil-akhsarīna a‘mālā(n).

Katakanlah, "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?"

Baca dalam Surat Al-Kahf

Tafsir QS. Al-Kahf: 103

Penjelasan ayat 103–106 sekaligus.

"Katakanlah, 'Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya, yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Rabb mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan denganNya, maka terhapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada Hari Kiamat. Demi-kianlah balasan mereka itu adalah Neraka Jahanam, disebabkan kekafiran mereka dan (disebabkan) mereka menjadikan ayat-ayatKu dan rasul-rasulKu sebagai olok-olok'." (103-106).

(103) Katakanlah wahai Muhammad, kepada orang-orang dengan nada memperingatkan dan mewanti-wanti, apakah kalian mau aku beritahukan tentang orang yang paling merugi ﴿ أَعۡمَٰلًا 103 ﴾ "perbuatannya," secara mutlak?

(104) ﴿ ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعۡيُهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا ﴾ "Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini," maksudnya telah batal dan pupus seluruh perbuatan yang mereka kerjakan ﴿ وَهُمۡ يَحۡسَبُونَ أَنَّهُمۡ ﴾ "sedang mereka menyangka bahwa mereka," berbuat sebaik-baiknya dalam tindakan mereka. Bagaimana halnya keadaan amalan yang mereka ketahui bahwa ia ternyata batil dan berupaya menentang dan memerangi Allah dan para RasulNya.

(105) Barangsiapa yang merugi amal perbuatannya dan merugi atas diri dan keluarganya pada Hari Kiamat, maka ingatlah itu adalah kerugian yang nyata ﴿ أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِمۡ وَلِقَآئِهِۦ ﴾ "mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Rabb mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan denganNya," maksudnya mengingkari ayat-ayat al-Qur`an dan tanda-tanda kebesaran yang kasat mata, yang menunjukkan keharusan beriman kepadaNya, malaikat, para rasul, kitab-kitabNya dan Hari Akhir. ﴿ فَحَبِطَتۡ ﴾ "Maka terhapuslah," karena itu ﴿ أَعۡمَٰلُهُمۡ فَلَا نُقِيمُ لَهُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وَزۡنٗا 105 ﴾ "amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada Hari Kiamat," pasalnya, proses penimbangan dilakukan dengan tujuan memban-dingkan kebaikan-kebaikan dengan keburukan-keburukan, dan melihat timbangan mana yang lebih berat dan lebih ringan. Semen-tara mereka itu tidak mempunyai kebaikan-kebaikan, karena tidak memenuhi syarat, yaitu keimanan, seperti yang Allah Firmankan, ﴿ وَمَن يَعۡمَلۡ مِنَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَا يَخَافُ ظُلۡمٗا وَلَا هَضۡمٗا 112 ﴾ "Dan barangsiapa mengerjakan amal-amal shalih, dan dia dalam keadaan beriman, maka dia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya." (Thaha: 112). Akan tetapi, amalan mereka tetap dihitung, dan mereka di-mintai pengakuannya atas amalan itu, dipermalukan di hadapan para saksi, lantas disiksa berdasarkan keburukannya.

(106) Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴿ ذَٰلِكَ جَزَآؤُهُمۡ ﴾ "Demikian-lah, balasan mereka itu," yaitu terhapusnya amalan-amalan mereka, dan tidak diadakan suatu penilaian (amalan) bagi mereka pada Hari Kiamat lantaran kehinaan dan kerendahan derajat mereka dengan sebab kekufuran mereka kepada ayat-ayat Allah dan di-sebabkan tindakan mereka menjadikan ayat-ayat itu dan para RasulNya sebagai bahan ejekan, mereka memperolok dan mence-moohi[nya]. Padahal kewajiban terhadap ayat-ayat Allah dan para RasulNya adalah beirman dengan sempurna kepadanya, meng-agungkannya dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Sedang-kan mereka telah membalikkan persoalan, sehingga urusan mereka menjadi morat-marit, mereka celaka dan diceburkan ke dalam siksaan.

Usai menjelaskan kesudahan kaum kafir dan amalan-amalan mereka, maka Allah menerangkan tentang amaliah kaum Mukminin dan tempat kembali mereka. Allah berfirman,

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hadits terkait QS. Al-Kahf: 103

Hukum Tajwid QS. Al-Kahf: 103

Ayat ini memuat 1 bacaan bertajwid: ikhfa (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • نُنَبِّئُكُم بِٱلۡأَخۡسَرِينَMim mati bertemu ب

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini