Surat Al-Ma'arij Ayat 43

QS. Al-Ma'arij: 43 · Juz 29 · Makkiyah

يَوۡمَ يَخۡرُجُونَ مِنَ ٱلۡأَجۡدَاثِ سِرَاعٗا كَأَنَّهُمۡ إِلَىٰ نُصُبٖ يُوفِضُونَ

Yauma yakhrujūna minal-ajdāṡi sirā‘an ka'annahum ilā nuṣubiy yūfiḍūn(a).

(yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia),

Baca dalam Surat Al-Ma'arij

Tafsir QS. Al-Ma'arij: 43

Penjelasan ayat 40–44 sekaligus.

"Maka Aku bersumpah dengan Rabb Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguh-nya Kami benar-benar Mahakuasa untuk mengganti (mereka) de-ngan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan. Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka. (Yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera ke-pada berhala-berhala (sewaktu di dunia), dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka." (Al-Ma'arij: 40-44).

(40-41) Ini adalah sumpah Allah سبحانه وتعالى dengan arah timur (tempat terbit) dan barat (tempat terbenam) bagi matahari, bulan dan bintang, karena padanya terdapat tanda-tanda nyata atas pas-tinya Hari Kebangkitan serta kekuasaan Allah سبحانه وتعالى untuk mengganti orang-orang seperti mereka, padahal mereka menyaksikan sendiri, sebagaimana yang disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴿ وَنُنشِئَكُمۡ فِي مَا لَا تَعۡلَمُونَ 61 ﴾ "Dan Kami menciptakan kalian pada apa yang tidak kalian ketahui." (Al-Waqi'ah: 31). ﴿ وَمَا نَحۡنُ بِمَسۡبُوقِينَ ﴾ "Dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan," yakni, tidak ada seorang pun yang mengalahkan Kami dan melemahkan Kami jika Kami ingin mengembalikannya.

(42) Bila Hari Kebangkitan dan pembalasan telah tegas tapi mereka tetap mendustakan dan tidak tunduk pada tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى, ﴿ فَذَرۡهُمۡ يَخُوضُواْ وَيَلۡعَبُواْ ﴾ "maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main," yaitu tenggelam dalam perka-taan batil dan keyakinan-keyakinan rusak, bermain-main dengan dunia mereka; makan, minum, serta bersenang-senang, ﴿ حَتَّىٰ يُلَٰقُواْ يَوۡمَهُمُ ٱلَّذِي يُوعَدُونَ ﴾ "sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka," Allah سبحانه وتعالى telah menyediakan siksa bagi mereka, yang meru-pakan akibat dari tenggelamnya mereka dalam kesenangan serta sikap main-main mereka.

(43-44) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan kondisi manusia ketika mereka bertemu dengan hari yang dijanjikan, ﴿ يَوۡمَ يَخۡرُجُونَ مِنَ ٱلۡأَجۡدَاثِ سِرَاعٗا ﴾ "(Yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat," yakni dari dalam kubur-kubur dengan bersegera memenuhi panggilan penyeru, ﴿ كَأَنَّهُمۡ إِلَىٰ نُصُبٖ يُوفِضُونَ ﴾ "seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia)," yakni seolah-olah mereka pergi menuju tanda yang menggiring mereka, mereka tidak kuasa membangkang penyeru dan menyimpang dari ajakan penyeru, me-reka tunduk dan dipaksa untuk berdiri di hadapan Rabb semesta alam, ﴿ خَٰشِعَةً أَبۡصَٰرُهُمۡ تَرۡهَقُهُمۡ ذِلَّةٞۚ ﴾ "dalam keadaan mereka menekurkan pandang-annya (serta) diliputi kehinaan," karena kehinaan dan keresahan telah menguasai hati mereka dan bersemayam dalam benak mereka. Pandangan merasa takut dan tidak ada gerakan, serta terputuslah suara. Inilah kondisi dan akibat yang merupakan hari mereka itu nanti, ﴿ ٱلَّذِي كَانُواْ يُوعَدُونَ ﴾ "yang dahulunya diancamkan kepada mereka," dan janji Allah سبحانه وتعالى pasti akan dipenuhi.

Selesai tafsir Surat al-Ma'arij. Segala puji hanya milik Allah سبحانه وتعالى semata.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Ma'arij: 43

Ayat ini memuat 4 bacaan bertajwid: ikhfa (1), idgham (1), ghunnah (1), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • سِرَاعٗا كَأَنَّهُمۡTanwin bertemu ك

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • نُصُبٖ يُوفِضُونَTanwin bertemu ي

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • كَأَنَّهُمۡNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • ٱلۡأَجۡدَاثِج mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini