Surat Al-Ma'idah Ayat 109

QS. Al-Ma'idah: 109 · Juz 7 · Madaniyah

۞ يَوۡمَ يَجۡمَعُ ٱللَّهُ ٱلرُّسُلَ فَيَقُولُ مَاذَآ أُجِبۡتُمۡۖ قَالُواْ لَا عِلۡمَ لَنَآۖ إِنَّكَ أَنتَ عَلَّٰمُ ٱلۡغُيُوبِ

Yauma yajma‘ullāhur-rusula fa yaqūlu māżā ujibtum, qālū lā ‘ilma lanā, innaka anta ‘allāmul-guyūb(i).

(Ingatlah) hari di waktu Allah mengumpulkan para rasul lalu Allah bertanya (kepada mereka), "Apa jawaban kaummu terhadap (seruan)mu?" Para rasul menjawab, "Tidak ada pengetahuan kami (tentang itu); sesungguhnya Engkau-lah yang mengetahui perkara yang gaib".

Baca dalam Surat Al-Ma'idah

Tafsir QS. Al-Ma'idah: 109

Penjelasan ayat 109–110 sekaligus.

"(Ingatlah), hari di waktu Allah mengumpulkan perkara rasul, lalu Allah bertanya (kepada mereka), 'Apa jawaban kaummu ter-hadap (seruan)mu?' Para rasul menjawab, 'Tidak ada pengetahuan kami (tentang itu), sesungguhnya Engkau-lah yang mengetahui perkara yang ghaib.' (Ingatlah), ketika Allah mengatakan, 'Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmatKu kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruh al-Qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan se-sudah dewasa, dan (ingatlah) di waktu Aku mengajarmu al-Kitab, hikmah, Taurat, dan Injil, dan (ingatlah pula) di waktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izinKu, kemudian kamu meniup padanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizinKu. Dan (ingatlah), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizinKu, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizinKu, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuhmu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata, 'Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata'." (Al-Ma`idah: 109-110).

(109) Allah memberitakan tentang Hari Kiamat serta keta-kutan dan kengerian besar yang ada pada hari itu, bahwa Allah akan mengumpulkan seluruh rasul dan bertanya kepada mereka, ﴿ مَاذَآ أُجِبۡتُمۡۖ ﴾ "Apa jawaban kaummu terhadap (seruan)mu?" Maksudnya, apa reaksi umatmu terhadap dakwahmu. Mereka menjawab, ﴿ لَا عِلۡمَ لَنَآۖ ﴾ "Tidak ada pengetahuan kami (ten-tang itu)," karena ilmu adalah milikMu ya Rabbi, Engkau lebih Mengetahui daripada kami. ﴿ إِنَّكَ أَنتَ عَلَّٰمُ ٱلۡغُيُوبِ ﴾ "Sesungguhnya Engkau-lah yang mengetahui perkara yang ghaib." Engkau mengetahui perkara yang ghaib dan yang nampak.

(110) ﴿ إِذۡ قَالَ ٱللَّهُ يَٰعِيسَى ٱبۡنَ مَرۡيَمَ ٱذۡكُرۡ نِعۡمَتِي عَلَيۡكَ وَعَلَىٰ وَٰلِدَتِكَ ﴾ "(Ingatlah), ketika Allah mengatakan, 'Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmatKu kepadamu dan kepada ibumu'," maksudnya, ingatlah dengan hati dan lisanmu. Laksanakan kewajiban-kewajibannya sebagai bentuk bersyukur kepada Tuhanmu yang mana Dia telah memberimu nikmat-nikmat yang tidak diberikan kepada selainmu.﴿ إِذۡ أَيَّدتُّكَ بِرُوحِ ٱلۡقُدُسِ ﴾ "Di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruh al-Qudus." Yaitu di waktu Aku mendukungmu dengan wahyu yang menyucikanmu dan membersihkanmu sehingga kamu memiliki kekuatan untuk melaksanakan perintah Allah dan berdakwah di jalanNya. Ada pendapat yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ruh al-Qudus adalah Jibril, dan bahwa Allah membantu Isa dengannya, dia selalu menyertainya dan meneguhkannya dalam kondisi-kondisi sulit. ﴿ تُكَلِّمُ ٱلنَّاسَ فِي ٱلۡمَهۡدِ وَكَهۡلٗاۖ ﴾ "Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa." Yang dimaksud dengan berbicara di sini bukan sekedar berbicara yang biasa (bagi anak kecil), akan tetapi berbicara yang dimengerti bagi pembicara dan lawan bicara, yaitu dakwah kepada Allah, dan dalam bidang ini Isa memiliki apa yang dimiliki oleh saudara-saudaranya dari kalangan Rasul-rasul Ulul Azmi dalam bentuk penyampaian risalah pada waktu dewasa dan dakwah kepada ke-baikan serta larangan terhadap keburukan. Dia unggul dari mereka dengan dapat berbicara di waktu bayi, dia berkata, ﴿ إِنِّي عَبۡدُ ٱللَّهِ ءَاتَىٰنِيَ ٱلۡكِتَٰبَ وَجَعَلَنِي نَبِيّٗا 30 وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيۡنَ مَا كُنتُ وَأَوۡصَٰنِي بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱلزَّكَوٰةِ مَا دُمۡتُ حَيّٗا 31 ﴾ "Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia memberiku al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup." (Maryam: 30-31). ﴿ وَإِذۡ عَلَّمۡتُكَ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ ﴾ "Dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu al-Kitab dan hikmah." Kitab ini meliputi kitab-kitab terdahulu, khususnya Taurat. Dia termasuk Nabi Bani Israil yang paling mengetahui tentangnya setelah Musa. Ia juga menguasai Injil yang Allah turunkan kepadanya. Dan hikmah adalah pengetahuan ten-tang rahasia-rahasia syariat, faidah-faidahnya, hukumnya, dakwah, dan pengajaran dengan baik dan memperhatikan apa yang harus diperhatikan sebaik-baiknya. ﴿ وَإِذۡ تَخۡلُقُ مِنَ ٱلطِّينِ كَهَيۡـَٔةِ ٱلطَّيۡرِ ﴾ "Dan (ingatlah pula) di waktu kamu mem-bentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung." Yakni berbentuk burung tanpa ruh. ﴿ فَتَنفُخُ فِيهَا فَتَكُونُ طَيۡرَۢا ﴾ "Kemudian kamu meniup pada-nya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya)," dengan izin Allah. ﴿ وَتُبۡرِئُ ٱلۡأَكۡمَهَ ﴾ "Dan (ingatlah), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu." Yakni tanpa penglihatan dan tanpa mata. ﴿ وَٱلۡأَبۡرَصَ بِإِذۡنِيۖ وَإِذۡ تُخۡرِجُ ٱلۡمَوۡتَىٰ بِإِذۡنِيۖ ﴾ "Dan orang yang ber-penyakit sopak dengan seizinKu, dan (ingatlah) di waktu kamu menge-luarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizinKu." Ini adalah bukti-bukti yang jelas dan mukjizat yang luar biasa di mana para dokter dan lain-lain tidak mampu melakukannya. Dengannya Allah mendukung dan menguatkan Isa dan dakwahnya. ﴿ وَإِذۡ كَفَفۡتُ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ عَنكَ إِذۡ جِئۡتَهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ فَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡهُمۡ ﴾ "Dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata," ketika ke-benaran datang kepada mereka yang didukung dengan keterangan-keterangan yang menuntun kepada iman, ﴿ إِنۡ هَٰذَآ إِلَّا سِحۡرٞ مُّبِينٞ ﴾ "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata." Dan mereka ingin membunuh Isa dan berusaha untuk itu, maka Allah menahan tangan mereka dan menjaga serta melindungi Isa dari mereka. Ini adalah nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada hamba dan RasulNya, Isa putra Maryam dan Dia mengajaknya untuk mensyukurinya dan menggunakannya (secara benar), maka dia pun menggunakannya dengan sebaik-baiknya, bersabar seperti saudara-saudaranya dari kalangan Ulul Azmi.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Ma'idah: 109

Ayat ini memuat 5 bacaan bertajwid: ikhfa (1), ghunnah (1), qalqalah (3).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • أَنتَNun mati bertemu ت

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • إِنَّكَNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • يَجۡمَعُج mati
  • أُجِبۡتُمۡۖب mati
  • ٱلۡغُيُوبِب di akhir ayat (waqaf)

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini