Surat Al-Ma'idah Ayat 15

QS. Al-Ma'idah: 15 · Juz 6 · Madaniyah

يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ قَدۡ جَآءَكُمۡ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمۡ كَثِيرٗا مِّمَّا كُنتُمۡ تُخۡفُونَ مِنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَيَعۡفُواْ عَن كَثِيرٖۚ قَدۡ جَآءَكُم مِّنَ ٱللَّهِ نُورٞ وَكِتَٰبٞ مُّبِينٞ

Yā ahlal-kitābi qad jā'akum rasūlunā yubayyinu lakum kaṡīram mimmā kuntum tukhfūna minal-kitābi wa ya‘fū ‘an kaṡīr(in), qad jā'akum minallāhi nūruw wa kitābum mubīn(un).

Hai ahli kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Alkitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan.

Baca dalam Surat Al-Ma'idah

Tafsir QS. Al-Ma'idah: 15

Penjelasan ayat 15–16 sekaligus.

"Hai Ahli Kitab, sungguh telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak isi dari al-Kitab yang kamu sem-bunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sungguh telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaanNya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap-gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizinNya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus." (Al-Ma`idah: 15-16).

(15) Setelah Allah menjelaskan bahwa Dia telah mengam-bil perjanjian atas orang-orang Yahudi dan Nasrani dan bahwa mereka membatalkannya kecuali hanya sedikit dari mereka, maka Allah memerintahkan mereka semua agar beriman kepada Muhammad ﷺ, Allah berhujjah atas mereka dengan ayat yang qath'i (tak terbantahkan) yang menunjukkan kebenaran kenabian-nya, yaitu bahwa dia menjelaskan banyak perkara yang mereka sembunyikan dari manusia bahkan dari orang-orang awam dari pemeluk agama mereka sendiri. Jika mereka adalah orang-orang yang ditunjuk dalam urusan ilmu, dan pada waktu itu tidak se-orang pun yang memiliki ilmu kecuali apa yang mereka miliki, maka orang yang benar-benar ingin mendapatkan ilmu tidak me-miliki jalan untuk mengetahuinya kecuali dari mereka, maka keha-diran Rasulullah ﷺ dengan membawa al-Qur`an yang agung ini di mana dengannya dia menjelaskan apa yang mereka rahasiakan di antara mereka, sementara beliau adalah seorang yang ummi (buta huruf) tidak membaca dan tidak menulis, maka itu adalah bukti terkuat atas kerasulannya. Itu seperti sifat Muhammad ﷺ dalam kitab-kitab mereka dan tercantumkannya berita gembira tentang kedatangannya dalam kitab-kitab mereka, juga penjelasan tentang ayat rajam... dan lain sebagainya. ﴿ وَيَعۡفُواْ عَن كَثِيرٖۚ ﴾ "Dan banyak pula yang dibiarkannya," maksud-nya tidak menjelaskan apa yang tidak dituntut oleh hikmah. ﴿ قَدۡ جَآءَكُم مِّنَ ٱللَّهِ نُورٞ ﴾ "Sungguh telah datang kepadamu cahaya dari Allah," yaitu al-Qur`an yang digunakan sebagai penerang dalam kegelapan, kebodohan, dan kesesatan, ﴿ وَكِتَٰبٞ مُّبِينٞ ﴾ "dan kitab yang menerangkan" segala perkara dunia dan agama, ilmu tentang Allah, nama-nama, sifat-sifatNya dan perbuatan-perbuatanNya serta hukum-hukum syar'i dan hukum-hukum yang berkaitan dengan balasan, di mana semua itu diperlukan oleh manusia.

(16) Kemudian Allah menyebutkan siapa yang meraih pe-tunjuk dengan al-Qur`an ini, dan apa sebab yang membuat seorang hamba meraih itu, maka FirmanNya,﴿ يَهۡدِي بِهِ ٱللَّهُ مَنِ ٱتَّبَعَ رِضۡوَٰنَهُۥ سُبُلَ ٱلسَّلَٰمِ ﴾ "Dengan kitab itu Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaanNya ke jalan keselamatan." Maksudnya, Allah memberi pe-tunjuk kepada orang yang bersungguh-sungguh dan berusaha keras mencapai ridha Allah dan meletakkan target yang baik yaitu jalan keselamatan yang menyelamatkan pemiliknya dari azab dan mengantarkannya ke negeri keselamatan, yaitu keilmuan tentang kebenaran dan mengamalkannya secara global dan terperinci. Dan mengeluarkan mereka dari kegelapan kekufuran, bid'ah, kemaksi-atan, kebodohan dan kelalaian kepada cahaya iman, sunnah, keta-atan, ilmu dan dzikir. Semua itu adalah hidayah dengan izin Allah, di mana apa yang Dia kehendaki pasti terjadi dan apa yang tidak Dia kehendaki tidak akan terjadi. ﴿ وَيَهۡدِيهِمۡ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ﴾ "Dan Dia menunjuki mereka ke jalan yang lurus."

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Ma'idah: 15

Ayat ini memuat 10 bacaan bertajwid: ikhfa (3), idgham (4), ghunnah (1), qalqalah (2).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • كُنتُمۡNun mati bertemu ت
  • عَن كَثِيرٖۚNun mati bertemu ك
  • كَثِيرٖۚ قَدۡTanwin bertemu ق

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • كَثِيرٗا مِّمَّاTanwin bertemu م
  • جَآءَكُم مِّنَMim mati bertemu م
  • نُورٞ وَكِتَٰبٞTanwin bertemu و
  • وَكِتَٰبٞ مُّبِينٞTanwin bertemu م

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • مِّمَّاMim bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • قَدۡد mati
  • قَدۡد mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini