Surat Al-Mutaffifin Ayat 26

QS. Al-Mutaffifin: 26 · Juz 30 · Makkiyah

خِتَٰمُهُۥ مِسۡكٞۚ وَفِي ذَٰلِكَ فَلۡيَتَنَافَسِ ٱلۡمُتَنَٰفِسُونَ

Khitāmuhū misk(un), wa fī żālika falyatanāfasil-mutanāfisūn(a).

laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.

Baca dalam Surat Al-Mutaffifin

Tafsir QS. Al-Mutaffifin: 26

Penjelasan ayat 18–28 sekaligus.

"Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam Illiyyin kenikmatan yang besar (surga). Tahukah kamu apakah 'Illiyyin itu? (Yaitu) kitab yang bertulis, yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang di-dekatkan (kepada Allah). Sesungguhnya orang-orang yang berbakti itu benar-benar dalam kenikmatan yang besar (surga), mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Kamu dapat me-ngetahui dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), laknya adalah kasturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, (yaitu) mata air yang minum dari padanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah." (Al-Muthaffifin: 18-28).

(18-21) Setelah menyebutkan bahwa catatan amal orang-orang berdosa berada di tempat paling bawah dan sempit, selanjut-nya Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa catatan amal orang-orang baik berada di tempat yang paling atas dan luas. Catatan amal mereka tertulis dan ﴿ يَشۡهَدُهُ ٱلۡمُقَرَّبُونَ ﴾ "disaksikan oleh malaikat-malaikat yang dide-katkan (kepada Allah)," dari kalangan malaikat mulia, ruh para nabi, orang-orang jujur dalam beriman dan para syuhada`. Allah سبحانه وتعالى me-nyebut mereka di kalangan malaikat tertinggi. Dan Illiyyun adalah nama surga tertinggi.

(22-28) Pada saat menyebutkan catatan amal mereka, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa mereka berada dalam kenikmatan. Nikmat adalah kata menyeluruh untuk kenikmatan hati, ruh, dan raga. ﴿ عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِ ﴾ "Mereka (duduk) di atas dipan-dipan," yakni di atas dipan yang berhiaskan hamparan indah, ﴿ يَنظُرُونَ ﴾ "sambil memandang" segala kenikmatan yang disiapkan Allah سبحانه وتعالى untuk mereka dan me-reka memandang Wajah Rabb mereka Yang Mulia. ﴿ تَعۡرِفُ ﴾ "Kamu dapat mengetahui," wahai orang yang memandang, ﴿ فِي وُجُوهِهِمۡ نَضۡرَةَ ٱلنَّعِيمِ ﴾ "dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan," yakni kebahagiaan, keindahan, dan keasrian karena kenikmatan, kegembiraan, dan kebahagiaan membuat wajah berseri, indah, dan asri. ﴿ يُسۡقَوۡنَ مِن رَّحِيقٖ ﴾ "Mereka diberi minum dari khamar murni," yang merupakan minuman yang paling nikmat dan lezat, ﴿ مَّخۡتُومٍ ﴾ "yang dilak (tempatnya)," minuman tersebut ﴿ خِتَٰمُهُۥ مِسۡكٞۚ ﴾ "laknya adalah kasturi." Kemungkinan yang dimaksudkan adalah tertutup agar tidak dimasuki sesuatu yang bisa mengurangi kenikmatannya dan bisa merusak cita rasanya. Penutupnya adalah minyak kesturi. Kemungkinan lain yang dimaksud adalah yang ada di ujung bejana yang mereka minum adalah minyak kesturi jenis azfar. Cawan ini seperti biasanya di dunia menjadi tempat untuk menuangkan, seperti itu juga di dalam surga. ﴿ وَفِي ذَٰلِكَ ﴾ "Dan untuk yang demikian itu," yakni nikmat abadi yang kebaikan dan ukurannya hanya diketahui Allah سبحانه وتعالى semata, ﴿ فَلۡيَتَنَافَسِ ٱلۡمُتَنَٰفِسُونَ ﴾ "hendaknya orang berlomba-lomba," yaitu hendaklah mereka saling berlomba-lomba dan bersegera menujunya serta melakukan amalan yang menghantarkan padanya. Inilah hal utama di mana jiwa yang paling berharga perlu dikorbankan dan ia adalah sesuatu yang paling layak diperebutkan oleh orang guna menca-painya. Dan campuran minuman ini ﴿ مِن تَسۡنِيمٍ ﴾ "adalah dari tasnim," yaitu mata air yang derajatnya paling tinggi dan dicampurkan bagi golongan kanan. Dicampurkan dengan khamar dan minuman nikmat lainnya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Mutaffifin: 26

Ayat ini memuat 1 bacaan bertajwid: idgham (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • مِسۡكٞۚ وَفِيTanwin bertemu و

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini