Surat Al-Qalam Ayat 43

QS. Al-Qalam: 43 · Juz 29 · Makkiyah

خَٰشِعَةً أَبۡصَٰرُهُمۡ تَرۡهَقُهُمۡ ذِلَّةٞۖ وَقَدۡ كَانُواْ يُدۡعَوۡنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ وَهُمۡ سَٰلِمُونَ

Khāsyi‘atan abṣāruhum tarhaquhum żillah(tun), wa qad kānū yud‘auna ilas-sujūdi wa hum sālimun(a).

(dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera.

Baca dalam Surat Al-Qalam

Tafsir QS. Al-Qalam: 43

Penjelasan ayat 42–43 sekaligus.

"Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa, (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sungguh mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan me-reka dalam keadaan sejahtera." (Al-Qalam: 42-43).

(42-43) Maksudnya, ketika Hari Kiamat terjadi dan nam-paklah kerisauan, goncangan serta huru-hara yang belum pernah terbayangkan, lalu Allah سبحانه وتعالى datang untuk memberikan keputusan dan balasan amal perbuatan hamba-hambaNya. Allah سبحانه وتعالى menam-pakkan BetisNya Yang Mulia yang tidak serupa dengan apa pun, para manusia melihat keluhuran dan keagungan Allah سبحانه وتعالى yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Ketika itulah ﴿ يُدۡعَوۡنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ ﴾ "mereka dipanggil untuk bersujud," yakni, bersujud kepada Allah سبحانه وتعالى. Maka orang-orang Mukmin yang ketika di dunia bersujud pada Allah سبحانه وتعالى, bersujud dengan taat dan suka rela. Orang-orang keji dan orang-orang munafik juga ingin bersujud, namun tidak mampu merendahkan diri. Inilah balasan yang sesuai dengan amal per-buatan, karena ketika di dunia mereka diseru untuk bersujud ke-pada Allah سبحانه وتعالى, mengesakan dan menyembahNya padahal mereka tidak memiliki penghalang dan penyakit apa pun, namun mereka bersikap sombong dan enggan. Maka pada hari ini, jangan engkau menanyakan kondisi dan akibat buruk mereka. Allah سبحانه وتعالى memurkai mereka sehingga berlakulah siksaan atas mereka. Semua sebab-sebab telah terputus. Penyesalan tidak berguna lagi bagi mereka pada Hari Kiamat. Hal ini amat menakutkan hati untuk melakukan kemaksiatan dan mengharuskan bertaubat selama masih dimung-kinkan.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Qalam: 43

Ayat ini memuat 4 bacaan bertajwid: idgham (1), qalqalah (3).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • ذِلَّةٞۖ وَقَدۡTanwin bertemu و

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • أَبۡصَٰرُهُمۡب mati
  • وَقَدۡد mati
  • يُدۡعَوۡنَد mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini