Surat Ali 'Imran Ayat 11

QS. Ali 'Imran: 11 · Juz 3 · Madaniyah

كَدَأۡبِ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ وَٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡۚ كَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمۡۗ وَٱللَّهُ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ

Kada'bi āli fir‘aun(a), wal-lażīna min qablihim, każżabū bi'āyātinā, fa'akhażahumullāhu biżunūbihim, wallāhu syadīdul-‘iqāb(i).

(keadaan mereka) adalah seperti keadaan kaum Firʻawn dan orang-orang yang sebelumnya; mereka mendustakan ayat-ayat Kami, karena itu Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan Allah sangat keras siksa-Nya.

Baca dalam Surat Ali 'Imran

Tafsir QS. Ali 'Imran: 11

Penjelasan ayat 10–11 sekaligus.

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka. (Ke-adaan mereka) adalah seperti keadaan kaum Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya; mereka mendustakan ayat-ayat Kami; karena itu Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan Allah sangat keras siksaNya." (Ali Imran: 10-11).

(10-11) Setelah Allah menyebutkan tentang Hari Kiamat, Allah memberitakan tentang semua orang-orang yang mengingkari Allah dan mendustakan para Rasul Allah, bahwa mereka pasti akan masuk ke dalam neraka dan tersiksa di dalamnya, dan bahwa harta dan anak-anak mereka tidak berguna bagi mereka sama sekali dari siksa Allah تعالى, dan bahwasanya Allah akan menimpakan atas mereka hukuman-hukuman dan siksaan-siksaan di dunia sebagai-mana yang ditimpakan kepada Fir'aun dan seluruh umat yang mendustakan ayat-ayat Allah. ﴿ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمۡۗ ﴾ "Karena itu Allah me-nyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka." Dan Allah menyegerakan atas mereka siksaan-siksaan dunia yang berlanjut hingga siksaan-siksaan akhirat, ﴿ وَٱللَّهُ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ ﴾ "Dan Allah sangat keras siksaNya." Maka janganlah kalian meremehkan siksaan Allah hingga kalian akan merasa biasa hidup di atas keku-furan dan sikap mendustakan.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Ali 'Imran: 11

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: ikhfa (1), qalqalah (2).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مِن قَبۡلِهِمۡۚNun mati bertemu ق

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • قَبۡلِهِمۡۚب mati
  • ٱلۡعِقَابِب di akhir ayat (waqaf)