Surat An-Naba' Ayat 26

QS. An-Naba': 26 · Juz 30 · Makkiyah

جَزَآءٗ وِفَاقًا

Jazā'aw wifāqā(n).

sebagai pambalasan yang setimpal.

Baca dalam Surat An-Naba'

Tafsir QS. An-Naba': 26

Penjelasan ayat 17–30 sekaligus.

"Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan, yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok, dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu, dan dijalankanlah gunung-gunung, maka menjadi fatamorganalah ia. Sesungguhnya Neraka Jahanam itu (padanya) ada tempat pengintai, lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya, mereka tidak merasakan ke-sejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, kecuali air yang mendidih dan nanah, sebagai pembalasan yang setimpal. Sesungguhya mereka tidak takut kepada hisab, dan mereka men-dustakan ayat-ayat Kami dengan sebenar-benarnya. Dan segala sesuatu sudah Kami catat dalam suatu kitab. Karena itu rasakan-lah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu kecuali azab." (An-Naba`: 17-30).

(17-25) Allah سبحانه وتعالى menyebutkan apa-apa yang akan terjadi di Hari Kiamat yang dipertanyakan oleh mereka yang mendustakan dan ditentang oleh para pembangkang. Hari Kiamat adalah hari besar dan Allah سبحانه وتعالى menjadikannya sebagai ﴿ مِيقَٰتٗا ﴾ "hari keputusan" untuk manusia, ﴿ يَوۡمَ يُنفَخُ فِي ٱلصُّورِ فَتَأۡتُونَ أَفۡوَاجٗا ﴾ "yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok." Pada hari itu kalian berlarian, karena amat menakutkan dan menggeli-sahkan, yang membuat anak beruban dan membuat hati risau. Gunung-gunung berjalan hingga seperti debu yang dihamburkan, langit terbelah hingga menjadi berpintu-pintu, dan Allah سبحانه وتعالى memu-tuskan perkara antara sesama manusia dengan hukumNya yang tidak lalim. Neraka Jahanam dinyalakan yang telah disediakan Allah سبحانه وتعالى dan diintaikan untuk mereka yang melampaui batas, dan dijadikannya sebagai tempat kembali bagi mereka. Mereka tinggal di dalamnya dalam jangka waktu yang amat lama. Kata اَلْحِقَبُ seba-gaimana dinyatakan oleh banyak ulama tafsir adalah jangka waktu selama delapan puluh tahun (jamaknya adalah أَحْقَابٌ). Ketika me-reka melintasinya, ﴿ لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرۡدٗا وَلَا شَرَابًا ﴾ "mereka tidak merasakan kese-jukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman," yakni tidak ada air yang menyejukkan kulit mereka dan yang bisa menghapus dahaga mereka, ﴿ إِلَّا حَمِيمٗا ﴾ "kecuali air yang mendidih," yakni, air panas yang mematangkan wajah mereka dan memutuskan usus mereka, ﴿ وَغَسَّاقٗا ﴾ "dan nanah," yakni nanah penduduk neraka yang begitu menyengat baunya dan tidak enak rasanya.

(26-30) Mereka mendapatkan azab mengerikan seperti itu adalah sebagai balasan yang sesuai bagi mereka atas perbuatan yang mereka lakukan yang mengantarkan mereka pada siksaan itu, Allah سبحانه وتعالى tidak menzhalimi mereka tapi mereka sendirilah yang menzhalimi diri sendiri. Karena itu Allah سبحانه وتعالى menyebutkan amal perbuatan mereka yang membuat mereka berhak mendapatkan siksaan di atas seraya berfirman, ﴿ إِنَّهُمۡ كَانُواْ لَا يَرۡجُونَ حِسَابٗا ﴾ "Sesungguhnya mereka tidak takut kepada hisab," yakni, tidak beriman pada Hari Kebangkitan dan tidak beriman bahwa Allah سبحانه وتعالى akan membalas manusia, baik dan buruknya. Karena itulah mereka melalaikan amal-amal untuk akhirat. ﴿ وَكَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا كِذَّابٗا ﴾ "Dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sebenar-benarnya," yakni mereka mendusta-kannya secara tegas dan jelas. Penjelasan-penjelasan datang kepada mereka tapi mereka menentangnya. ﴿ وَكُلَّ شَيۡءٍ ﴾ "Dan segala sesuatu," sedikit dan banyak, baik dan buruk, ﴿ أَحۡصَيۡنَٰهُ كِتَٰبٗا ﴾ "sudah Kami catat dalam suatu kitab," yakni sudah Kami tetapkan di Lauhil Mahfuzh. Karena itu, janganlah orang-orang yang berdosa mengira Kami menyiksa mereka karena dosa yang tidak mereka lakukan. Dan janganlah mereka mengira bahwa Allah سبحانه وتعالى akan menyia-nyiakan amal perbuatan mereka atau melalaikannya meskipun sebesar biji atom, sebagaimana disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴿ وَوُضِعَ ٱلۡكِتَٰبُ فَتَرَى ٱلۡمُجۡرِمِينَ مُشۡفِقِينَ مِمَّا فِيهِ وَيَقُولُونَ يَٰوَيۡلَتَنَا مَالِ هَٰذَا ٱلۡكِتَٰبِ لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةٗ وَلَا كَبِيرَةً إِلَّآ أَحۡصَىٰهَاۚ وَوَجَدُواْ مَا عَمِلُواْ حَاضِرٗاۗ وَلَا يَظۡلِمُ رَبُّكَ أَحَدٗا 49 ﴾ "Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, 'Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya;' dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Rabbmu tidak menganiaya seorang jua pun." (Al-Kahfi: 49). ﴿ فَذُوقُواْ ﴾ "Karena itu rasakanlah," wahai orang-orang yang men-dustakan azab yang pedih dan kehinaan abadi ini, ﴿ فَلَن نَّزِيدَكُمۡ إِلَّا عَذَابًا ﴾ "dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu kecuali azab." Azab mereka semakin bertambah dari waktu ke waktu. Ini adalah ayat paling keras tentang dahsyatnya siksaan penghuni neraka. Semoga Allah سبحانه وتعالى melindungi kita semua darinya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. An-Naba': 26

Ayat ini memuat 1 bacaan bertajwid: idgham (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • جَزَآءٗ وِفَاقًاTanwin bertemu و

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini