Surat An-Nahl Ayat 122

QS. An-Nahl: 122 · Juz 14 · Makkiyah

وَءَاتَيۡنَٰهُ فِي ٱلدُّنۡيَا حَسَنَةٗۖ وَإِنَّهُۥ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

Wa ātaināhu fid-dun-yā ḥasanah(tan), wa innahū fil-ākhirati laminaṣ-ṣāliḥīn(a).

Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.

Baca dalam Surat An-Nahl

Tafsir QS. An-Nahl: 122

Penjelasan ayat 120–123 sekaligus.

"Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat di-jadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan. (Lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telah memilih-nya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang shalih. Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), 'Ikutilah agama Ibrahim, se-orang yang hanif.' dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Rabb." (An-Nahl: 120-123).

(120) Allah تعالى memberitahukan tentang hal-hal yang mem-buat Allah mengutamakan kekasihNya, Ibrahim عليه السلام dengan itu dan perkara-perkara yang Allah mengistimewakan beliau dengannya, berupa keutamaan yang luhur dan kebaikan-kebaikan yang sem-purna. Allah berfirman, ﴿ إِنَّ إِبۡرَٰهِيمَ كَانَ أُمَّةٗ ﴾ "Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan," maksudnya imam panutan, yang menghimpun sifat-sifat kebaikan, memberi petunjuk dan penuh dengan hidayah ﴿ قَانِتٗا لِّلَّهِ ﴾ "lagi patuh kepada Allah," maksud-nya, selalu sibuk dalam ketaatan kepada Rabbnya, mengikhlaskan agama bagiNya ﴿ حَنِيفٗا ﴾ "dan hanif," selalu menghadap kepada Allah dengan mahabbah, inabah, dan ubudiyah, serta berpaling dari selain-Nya ﴿ وَلَمۡ يَكُ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ﴾ "dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan," di seluruh ucapan, perbuatan, dan semua kondisinya. Sebab beliau adalah panutan kaum muwahhidin (orang-orang yang bertauhid) yang lurus.

(121) ﴿ شَاكِرٗا لِّأَنۡعُمِهِۚ ﴾ "(Lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah," maksudnya Allah menganugerahkan kepada beliau kebaik-an di dunia dan mencurahkan pada beliau kenikmatan yang zahir maupun batin. Beliau pun melaksanakan kewajiban mensyukuri-nya, maka hal itu menjadi buah dari kebaikan-kebaikan yang utama ini. ﴿ ٱجۡتَبَىٰهُ ﴾ "Allah telah memilihnya," Rabbnya telah memilihnya dan mengistimewakannya sebagai kekasihNya dan menjadikan-nya golongan terpilih dari makhlukNya dan kalangan terpilih dari para hambaNya yang berkedudukan dekat denganNya. ﴿ وَهَدَىٰهُ إِلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ﴾ "Dan menunjukinya kepada jalan yang lurus," pada amalan dan perbuatannya. Beliau mengetahui kebenaran, lalu lebih meng-utamakannya daripada yang lain.

(122) ﴿ وَءَاتَيۡنَٰهُ فِي ٱلدُّنۡيَا حَسَنَةٗۖ ﴾ "Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia," rizki yang melimpah ruah, istri-istri yang cantik dan ke-turunan-keturunan yang shalih, serta budi pekerti yang diridhai ﴿ وَإِنَّهُۥ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ ﴾ "Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar ter-masuk orang-orang yang shalih," yaitu orang-orang yang meraih ke-dudukan yang tinggi dan kedekatan yang agung dengan Allah تعالى.

(123) Dan di antara keutamaan beliau yang luar biasa, bahwa Allah mewahyukan kepada penghulu para makhluk dan insan yang paling sempurna Muhammad ﷺ untuk mengikuti ajaran Ibrahim dan agar beliau dan umat Islam meneladaninya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. An-Nahl: 122

Ayat ini memuat 2 bacaan bertajwid: idgham (1), ghunnah (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • حَسَنَةٗۖ وَإِنَّهُۥTanwin bertemu و

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • وَإِنَّهُۥNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini