Penjelasan ayat 64–65 sekaligus.
"Dan Kami tidak menurunkan kepadamu al-Kitab (al-Qur`an) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan), dan dengan air itu dihidupkanNya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran)." (An-Nahl: 64-65).
(64-65) Mengenai Allah, melalui curahan nasihat-nasihat dan peringatan-peringatanNya, maka orang-orang mengambilnya se-bagai dalil bahwasanya Allah, Dia-lah Dzat Yang disembah, yang peribadahan itu tidak patut dikerjakan kecuali bagiNya semata. Sebab, Dia-lah Dzat yang mencurahkan kenikmatan dengan turun-nya hujan, tumbuhnya seluruh jenis tanaman (dan sebagai dalil) bahwasanya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, dan bahwa Dzat yang menghidupkan bumi setelah kematiannya, sanggup untuk menghidupkan orang-orang yang sudah mati, dan bahwa Dzat yang menebarkan kebaikan ini betul-betul mempunyai rahmat yang luas dan kemurahan yang agung.