Surat An-Naml Ayat 81

QS. An-Naml: 81 · Juz 20 · Makkiyah

وَمَآ أَنتَ بِهَٰدِي ٱلۡعُمۡيِ عَن ضَلَٰلَتِهِمۡۖ إِن تُسۡمِعُ إِلَّا مَن يُؤۡمِنُ بِـَٔايَٰتِنَا فَهُم مُّسۡلِمُونَ

Wa mā anta bihādil-‘umyi ‘an ḍalālatihim, in tusmi‘u illā may yu'minu bi'āyātinā fahum muslimūn(a).

Dan kamu sekali-kali tidak dapat memimpin (memalingkan) orang-orang buta dari kesesatan mereka. Kamu tidak dapat menjadikan (seorang pun) mendengar, kecuali orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, lalu mereka berserah diri.

Baca dalam Surat An-Naml

Tafsir QS. An-Naml: 81

Penjelasan ayat 79–81 sekaligus.

"Sebab itu bertawakallah kepada Allah, sesungguhnya kamu berada di atas kebenaran yang nyata. Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati dapat mendengar dan (tidak pula) menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar panggilan, apabila mereka telah berpaling ke belakang. Dan kamu sekali-kali tidak dapat memimpin (memalingkan) orang-orang buta dari kesesatan mereka. Kamu tidak dapat menjadikan (seorang pun) mendengar, kecuali orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, lalu mereka berserah diri." (An-Naml: 79-81).

(79) Maksudnya, bersandarlah kepada Rabbmu dalam men-cari kebaikan dan menolak segala marabahaya, dan dalam menyam-paikan risalah, menegakkan agama dan berjihad melawan musuh. ﴿ إِنَّكَ عَلَى ٱلۡحَقِّ ٱلۡمُبِينِ ﴾ "Sesungguhnya kamu berada di atas kebenaran yang nyata," yaitu yang jelas. Orang yang berada di atas kebenaran yang menyerukan dan membela kebenaran adalah lebih berhak bertawa-kal daripada yang lain. Sebab ia tengah mengupayakan perkara yang pasti, yang dimaklumi kebenarannya, tidak ada keraguan sama sekali padanya. Apalagi ia benar-benar sangat jelas, tidak ada kesamarannya dan tidak ada pula kekaburannya.

(80) Apabila kamu telah melaksanakan apa yang dibeban-kan kepadamu dan kamu telah bertawakal kepada Allah dalam semua itu, maka kesesatan orang yang sesat tidak akan membaha-yakanmu, dan bukan kewajibanmu memberi petunjuk mereka. Maka dari itu Allah berfirman, ﴿ إِنَّكَ لَا تُسۡمِعُ ٱلۡمَوۡتَىٰ وَلَا تُسۡمِعُ ٱلصُّمَّ ٱلدُّعَآءَ ﴾ "Sesung-guhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati dapat men-dengar dan (tidak pula) menjadikan orang-orang yang tuli mendengar panggilan." Maksudnya, pada saat kamu mengajak dan memanggil mereka, terutama ﴿ إِذَا وَلَّوۡاْ مُدۡبِرِينَ 80 ﴾ "apabila mereka telah berpaling ke belakang," karena hal itu akan menjadi lebih parah dalam membuat mereka tidak mendengar.

(81) ﴿ وَمَآ أَنتَ بِهَٰدِي ٱلۡعُمۡيِ عَن ضَلَٰلَتِهِمۡۖ ﴾ "Dan kamu sekali-kali tidak dapat memimpin orang-orang buta dari kesesatan mereka," sebagaimana di-firmankanNya di dalam ayat lain: ﴿ إِنَّكَ لَا تَهۡدِي مَنۡ أَحۡبَبۡتَ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَهۡدِي مَن يَشَآءُۚ ﴾ "Sesungguhnya engkau tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu cintai, akan tetapi Allah-lah yang dapat memberi pe-tunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya." (Al-Qashash: 56). ﴿ إِن تُسۡمِعُ إِلَّا مَن يُؤۡمِنُ بِـَٔايَٰتِنَا فَهُم مُّسۡلِمُونَ ﴾ "Kamu tidak dapat menjadikan (seorang pun) mendengar, kecuali orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, lalu mereka berserah diri." Maksudnya, mereka yang patuh kepadamu, yaitu orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Allah dan tunduk kepadanya dengan perbuatan dan kepasrahan mereka, sebagaimana yang difirmankan Allah سبحانه وتعالى, ﴿ إِنَّمَا يَسۡتَجِيبُ ٱلَّذِينَ يَسۡمَعُونَۘ وَٱلۡمَوۡتَىٰ يَبۡعَثُهُمُ ٱللَّهُ ثُمَّ إِلَيۡهِ يُرۡجَعُونَ 36 ﴾ "Hanya orang-orang yang mendengar sajalah yang mematuhi (se-ruan Allah), sedangkan orang-orang yang mati (hatinya), akan dibang-kitkan oleh Allah, kemudian kepadaNya-lah mereka dikembalikan." (Al-An'am: 36).

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. An-Naml: 81

Ayat ini memuat 5 bacaan bertajwid: ikhfa (3), idgham (2).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • أَنتَNun mati bertemu ت
  • عَن ضَلَٰلَتِهِمۡۖNun mati bertemu ض
  • إِن تُسۡمِعُNun mati bertemu ت

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • مَن يُؤۡمِنُNun mati bertemu ي
  • فَهُم مُّسۡلِمُونَMim mati bertemu م

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini