Surat An-Naml Ayat 89

QS. An-Naml: 89 · Juz 20 · Makkiyah

مَن جَآءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ خَيۡرٞ مِّنۡهَا وَهُم مِّن فَزَعٖ يَوۡمَئِذٍ ءَامِنُونَ

Man jā'a bil-ḥasanati falahū khairum minhā, wa hum min faza‘iy yauma'iżin āminūn(a).

Barang siapa yang membawa kebaikan, maka ia memperoleh (balasan) yang lebih baik darinya, sedang mereka itu adalah orang-orang yang aman tenteram daripada kejutan yang dahsyat pada hari itu.

Baca dalam Surat An-Naml

Tafsir QS. An-Naml: 89

Penjelasan ayat 87–90 sekaligus.

"Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terke-jutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadapNya dengan merendahkan diri. Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka ia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai-mana jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu. Sesungguhnya Allah Maha Me-ngetahui apa yang kamu kerjakan. Barangsiapa yang membawa kebaikan, maka dia memperoleh (balasan) yang lebih baik darinya, sedang mereka itu adalah orang-orang yang aman tenteram dari kejutan yang dahsyat pada hari itu. Dan barangsiapa yang mem-bawa kejahatan, maka disungkurkanlah muka mereka ke dalam neraka. Tiadalah kamu dibalasi, melainkan (setimpal) dengan apa yang dahulu kamu kerjakan." (An-Naml: 87-90).

(87) Allah سبحانه وتعالى menakut-nakuti hamba-hambaNya dengan apa yang ada di hadapan mereka, yaitu Hari Kiamat dan segala apa yang di dalamnya berupa berbagai ujian, kesempitan dan hal-hal yang sangat menakutkan hati, seraya berfirman, ﴿ وَيَوۡمَ يُنفَخُ فِي ٱلصُّورِ فَفَزِعَ ﴾ "Dan hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah" disebabkan tiupan itu, ﴿ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَن فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴾ "segala yang di langit dan segala yang di bumi," maksudnya, mereka tersentak dan kaget, sebagian dari mereka merangkul sebagian yang lain karena ketakutan ter-hadap apa yang menjadi pendahuluan kiamat, ﴿ إِلَّا مَن شَآءَ ٱللَّهُۚ ﴾ "kecuali siapa yang dikehendaki Allah," di antara orang-orang yang dimulia-kan oleh Allah, diteguhkan dan dijaga dari rasa takut. ﴿ وَكُلٌّ ﴾ "Dan semua mereka" dari setiap manusia di saat sangkakala ditiup, ﴿ أَتَوۡهُ دَٰخِرِينَ ﴾ "datang menghadapNya dengan merendahkan diri," dengan rasa hina dina lagi tunduk, sebagaimana difirmankan oleh Allah سبحانه وتعالى di dalam ayat yang lain: ﴿ إِن كُلُّ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ إِلَّآ ءَاتِي ٱلرَّحۡمَٰنِ عَبۡدٗا 93 ﴾ "Tidak ada seorang pun di langit dan bumi, kecuali akan datang kepada Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba." (Maryam: 93). Dan pada hari itu para pemimpin dan rakyat yang dipimpin sama merasa hina dan tunduk kepada Raja Diraja.

(88) Di antara praharanya adalah ﴿ تَرَى ٱلۡجِبَالَ تَحۡسَبُهَا جَامِدَةٗ ﴾ "kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka ia tetap." Tidak hilang sedikit pun darinya, dan kamu mengiranya tetap seperti sebagai-mana adanya, padahal ia telah mencapai puncak rasa terhimpit dan rasa takut luar biasa, ia hancur, kemudian berangsur sirna dan menjadi bagai debu yang beterbangan. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴿ وَهِيَ تَمُرُّ مَرَّ ٱلسَّحَابِۚ ﴾ "Padahal ia berjalan sebagaimana jalannya awan," ka-rena sangat ringan dan sangat ketakutan. Dan begitulah ﴿ صُنۡعَ ٱللَّهِ ٱلَّذِيٓ أَتۡقَنَ كُلَّ شَيۡءٍۚ إِنَّهُۥ خَبِيرُۢ بِمَا تَفۡعَلُونَ ﴾ "perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."

(89) Kemudian Allah menjelaskan bagaimana cara pemba-lasanNya, seraya berfirman, ﴿ مَن جَآءَ بِٱلۡحَسَنَةِ ﴾ "Barangsiapa yang membawa kebaikan," kebaikan adalah kata jenis, mencakup segala kebaikan yang bersifat perkataan, perbuatan atau gerak hati [maka dia akan mendapat sepuluh kali lipat pahalanya]. Ini adalah pelipatan yang paling sedikit. ﴿ وَهُم مِّن فَزَعٖ يَوۡمَئِذٍ ءَامِنُونَ ﴾ "Sedang mereka itu adalah orang-orang yang aman dari kejutan yang dahsyat pada hari itu." Maksudnya, aman dari perkara yang karenanya manusia seluruhnya merasa sangat ketakutan, sekalipun mereka juga tersentak bersama mereka.

(90) ﴿ وَمَن جَآءَ بِٱلسَّيِّئَةِ ﴾ "Dan barangsiapa yang membawa kejahatan," kata jenis yang mencakup seluruh kejahatan, ﴿ فَكُبَّتۡ وُجُوهُهُمۡ فِي ٱلنَّارِ ﴾ "maka disungkurkanlah muka mereka ke dalam neraka." Maksudnya, mereka diceburkan ke dalam neraka dengan muka tersungkur, dan dikata-kan kepada mereka, ﴿ هَلۡ تُجۡزَوۡنَ إِلَّا مَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ ﴾ "Tiadalah kamu dibalas, melainkan (setimpal) dengan apa yang dahulu kamu kerjakan."

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. An-Naml: 89

Ayat ini memuat 5 bacaan bertajwid: ikhfa (2), idgham (3).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مَن جَآءَNun mati bertemu ج
  • مِّن فَزَعٖNun mati bertemu ف

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • خَيۡرٞ مِّنۡهَاTanwin bertemu م
  • وَهُم مِّنMim mati bertemu م
  • فَزَعٖ يَوۡمَئِذٍTanwin bertemu ي

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini