Surat As-Saffat Ayat 160
QS. As-Saffat: 160 · Juz 23 · Makkiyah
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari (dosa).
Baca dalam Surat As-SaffatQS. As-Saffat: 160 · Juz 23 · Makkiyah
إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari (dosa).
Baca dalam Surat As-SaffatPenjelasan ayat 158–160 sekaligus.
"Dan mereka adakan nasab antara Allah dengan jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret. Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan, kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan." (Ash-Shaffat: 158-160).
(158) Orang-orang yang mempersekutukan Allah itu mene-tapkan adanya hubungan nasab antara Allah dengan jin, di mana mereka beranggapan bahwa sesungguhnya para malaikat adalah putri-putri Allah dan sesungguhnya ibu-ibu mereka adalah jin-jin perempuan! Padahal jin-jin itu nanti, sebagaimana telah diketahui, akan dihadirkan ke hadapan Allah سبحانه وتعالى untuk diberikan pembalasan. Jadi, mereka adalah hamba-hamba yang hina-dina. Kalau saja ada hubungan nasab antara Allah dengan mereka tentu mereka tidak diperlakukan demikian.
(159-160) ﴿ سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ ﴾ "Mahasuci Allah" Yang Maharaja lagi Mahaagung, Mahasempurna lagi Maha Penyantun dari apa-apa yang diungkapkan oleh kaum musyrikin berupa segala ungkapan yang menyebabkan kekafiran dan kemusyrikan mereka; ﴿ إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ ﴾ "kecuali hamba-hamba Allah yang diberi ke-ikhlasan," di mana Allah tidak menyucikan diriNya dari apa yang mereka sifatkan bagiNya, karena mereka tidak menyifatiNya ke-cuali dengan apa-apa yang pantas dengan keagunganNya, maka dari itu mereka menjadi orang-orang yang dianugerahi keikhlasan.
Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.
Ayat ini tidak memuat hukum ikhfa, idgham, iqlab, ghunnah, maupun qalqalah; hurufnya dibaca jelas (izhar) sesuai makhrajnya.