Surat Asy-Syura Ayat 16

QS. Asy-Syura: 16 · Juz 25 · Makkiyah

وَٱلَّذِينَ يُحَآجُّونَ فِي ٱللَّهِ مِنۢ بَعۡدِ مَا ٱسۡتُجِيبَ لَهُۥ حُجَّتُهُمۡ دَاحِضَةٌ عِندَ رَبِّهِمۡ وَعَلَيۡهِمۡ غَضَبٞ وَلَهُمۡ عَذَابٞ شَدِيدٌ

Wal-lażīna yuḥājjūna fillāhi mim ba‘di mastujība lahū ḥujjatuhum dāḥiḍatun ‘inda rabbihim wa ‘alaihim gaḍabuw wa lahum ‘ażābun syadīd(un).

Dan orang-orang yang membantah (agama) Allah sesudah agama itu diterima, maka bantahan mereka itu sia-sia saja di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan bagi mereka azab yang sangat keras.

Baca dalam Surat Asy-Syura

Tafsir QS. Asy-Syura: 16

"Dan orang-orang yang membantah Allah sesudah ia dite-rima, maka bantahan mereka itu sia-sia saja di sisi Rabb mereka. Mereka mendapat kemurkaan dan bagi mereka azab yang sangat keras." (Asy-Syura: 16).

(16) Ini adalah pengukuhan terhadap Firman Allah (pada ayat sebelumnya), ﴿ لَا حُجَّةَ بَيۡنَنَا وَبَيۡنَكُمُۖ ﴾ "Tidak ada hujjah di antara kami dengan kalian." Di sini Allah mengabarkan bahwa ﴿ وَٱلَّذِينَ يُحَآجُّونَ فِي ٱللَّهِ ﴾ "orang-orang yang membantah Allah" dengan argumen-argumen yang palsu dan syubhat-syubhat yang kontradiksi, ﴿ مِنۢ بَعۡدِ مَا ٱسۡتُجِيبَ ﴾ "sesudah ia diterima" untuk Allah, yakni, sesudah orang-orang yang berakal menerima seruan Allah setelah Dia menjelaskan kepada mereka ayat-ayat yang pasti dan argumen-argumen yang akurat, maka mereka yang membantah kebenaran itu setelah kebenaran itu jelas, ﴿ حُجَّتُهُمۡ دَاحِضَةٌ ﴾ "maka bantahan mereka itu sia-sia saja," artinya, palsu lagi tertolak, ﴿ عِندَ رَبِّهِمۡ ﴾ "di sisi Rabb mereka," sebab ia mengan-dung penolakan terhadap kebenaran; dan setiap yang menyalahi kebenaran itu pasti batil. ﴿ وَعَلَيۡهِمۡ غَضَبٞ ﴾ "Mereka mendapat kemurkaan," karena kedurhakaan dan sikap berpaling mereka dari hujjah-hujjah Allah dan penjelasan-penjelasanNya dan karena mereka mendusta-kannya, ﴿ وَلَهُمۡ عَذَابٞ شَدِيدٌ ﴾ "dan bagi mereka azab yang sangat keras." Dan itu adalah akibat dari murka Allah terhadap mereka. Inilah hukuman bagi setiap orang yang mendebat kebenaran dengan ke-batilan.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Asy-Syura: 16

Ayat ini memuat 5 bacaan bertajwid: ikhfa (2), idgham (1), iqlab (1), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • عِندَNun mati bertemu د
  • عَذَابٞ شَدِيدٌTanwin bertemu ش

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • غَضَبٞ وَلَهُمۡTanwin bertemu و

Iqlab

Nun mati atau tanwin sebelum ba berubah bunyi menjadi mim, berdengung.

  • مِنۢ بَعۡدِNun mati bertemu ب

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • شَدِيدٌد di akhir ayat (waqaf)

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini