Surat At-Taubah Ayat 68

QS. At-Taubah: 68 · Juz 10 · Madaniyah

وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ وَٱلۡمُنَٰفِقَٰتِ وَٱلۡكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَاۚ هِيَ حَسۡبُهُمۡۚ وَلَعَنَهُمُ ٱللَّهُۖ وَلَهُمۡ عَذَابٞ مُّقِيمٞ

Wa‘adallāhul-munāfiqīna wal-munāfiqāti wal-kuffāra nāra jahannama khālidīna fīhā, hiya ḥasbuhum, wa la‘anahumullāh(u), wa lahum ‘ażābum muqīm(un).

Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan Neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal,

Baca dalam Surat At-Taubah

Tafsir QS. At-Taubah: 68

Penjelasan ayat 67–68 sekaligus.

"Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang mungkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka meng-genggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu-lah orang-orang yang fasik. Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan Neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya, cukuplah Neraka itu bagi mereka, dan Allah melaknati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal." (At-Taubah: 67-68).

(67) Allah تعالى berfirman, ﴿ ٱلۡمُنَٰفِقُونَ وَٱلۡمُنَٰفِقَٰتُ بَعۡضُهُم مِّنۢ بَعۡضٖۚ ﴾ "Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain", karena mereka bersekutu dalam kemunafikan, maka mereka pun saling mendukung. Ini adalah pemutusan bagi orang-orang yang beriman dari pengangkatan mereka menjadi teman. Kemudian Allah menyebutkan sifat umum orang munafik yang tidak keluar darinya orang besar dan orang kecil dari kalangan mereka. Dia ber-firman, ﴿ يَأۡمُرُونَ بِٱلۡمُنكَرِ ﴾ "Mereka menyuruh berbuat yang mungkar." Yaitu kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan. ﴿ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمَعۡرُوفِ ﴾ "Dan melarang berbuat yang ma'ruf", yaitu iman, akhlak yang mulia, amal shalih, dan adab-adab yang luhur. ﴿ وَيَقۡبِضُونَ أَيۡدِيَهُمۡۚ ﴾ "Dan mereka meng-genggamkan tangannya," dari sedekah dan jalan-jalan kebaikan, ciri mereka adalah kekikiran. ﴿ نَسُواْ ٱللَّهَ ﴾ "Mereka telah lupa kepada Allah", tidak mengingatNya kecuali sedikit, ﴿ فَنَسِيَهُمۡۚ ﴾ "maka Allah melupakan mereka", dari rahmatNya, Dia tidak membimbing mereka kepada kebaikan dan tidak memasukkannya ke dalam Surga, akan tetapi membiarkannya di lapisan neraka terbawah, kekal dan dikekalkan di dalamnya. ﴿ إِنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ هُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ ﴾ "Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik." Kefasikan dibatasi pada mereka karena kefasikan mereka lebih besar daripada kefasikan selain mereka, buktinya adalah azab mereka lebih berat daripada azab orang lain dan bahwa orang Mukmin sangat disulitkan oleh mereka jika mereka hidup di kalangan orang-orang Mukmin dan untuk menghindari mereka sangat sulit.

(68) ﴿ وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ وَٱلۡمُنَٰفِقَٰتِ وَٱلۡكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَاۚ هِيَ حَسۡبُهُمۡۚ وَلَعَنَهُمُ ٱللَّهُۖ وَلَهُمۡ عَذَابٞ مُّقِيمٞ ﴾ "Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan Neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya, cukuplah Neraka itu bagi mereka, dan Allah melaknati me-reka, dan bagi mereka azab yang kekal."Allah menggabungkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di Neraka Jahanam, laknat dan kekekalan di dalamnya, karena di dunia mereka sama-sama kafir, memusuhi Allah dan RasulNya serta mengingkari ayat-ayatNya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. At-Taubah: 68

Ayat ini memuat 2 bacaan bertajwid: idgham (1), ghunnah (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • عَذَابٞ مُّقِيمٞTanwin bertemu م

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • جَهَنَّمَNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini