Surat At-Tur Ayat 18

QS. At-Tur: 18 · Juz 27 · Makkiyah

فَٰكِهِينَ بِمَآ ءَاتَىٰهُمۡ رَبُّهُمۡ وَوَقَىٰهُمۡ رَبُّهُمۡ عَذَابَ ٱلۡجَحِيمِ

Fākihīna bimā ātāhum rabbuhum, wa waqāhum rabbuhum ‘ażābal-jaḥīm(i).

mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka.

Baca dalam Surat At-Tur

Tafsir QS. At-Tur: 18

Penjelasan ayat 17–20 sekaligus.

"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka ria dengan apa yang dibe-rikan kepada mereka oleh Rabb mereka dan Rabb mereka memeli-hara mereka dari azab neraka. (Dikatakan kepada mereka), 'Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan,' mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli." (Ath-Thur: 17-20).

(17) Setelah Allah سبحانه وتعالى menyebutkan hukuman bagi orang-orang yang zhalim, selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menyebutkan kenikmatan orang-orang yang bertakwa supaya terangkum antara berita gem-bira dan ancaman sehingga hati manusia akan berada di antara rasa takut dan pengharapan. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴿ إِنَّ ٱلۡمُتَّقِينَ ﴾ "Sesung-guhnya orang-orang yang bertakwa," yakni, kepada Rabb mereka, mereka yang takut akan murka dan azabNya yang mengerjakan sebab-sebabnya dengan mengerjakan segala perintah dan menjauhi segala laranganNya, ﴿ فِي جَنَّٰتٖ ﴾ "berada dalam surga," yakni, taman-taman yang di dalamnya terdapat pohon rindang, sungai dengan air yang memancar, istana yang dikelilingi taman dan rumah yang dihiasi ﴿ وَنَعِيمٖ ﴾ "dan kenikmatan," yang mencakup kenikmatan hati, ruh, dan raga.

(18) ﴿ فَٰكِهِينَ بِمَآ ءَاتَىٰهُمۡ رَبُّهُمۡ ﴾ "Mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Rabb mereka." Artinya mereka merasa takjub terhadap semua pemberian Rabb seraya menikmatinya de-ngan gembira dan suka cita terhadap kenikmatan yang diberikan yang tidak mungkin bisa digambarkan, dan ﴿ فَلَا تَعۡلَمُ نَفۡسٞ مَّآ أُخۡفِيَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعۡيُنٖ ﴾ "Jiwa tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka (berupa bidadari yang) menyejukkan mata." (As-Sajdah: 17). ﴿ وَوَقَىٰهُمۡ رَبُّهُمۡ عَذَابَ ٱلۡجَحِيمِ ﴾ "Dan Rabb mereka memelihara mereka dari azab neraka." Mereka diberi apa-apa yang disenangi dan diselamat-kan dari apa-apa yang ditakuti, karena mereka mengerjakan yang dicintai Allah سبحانه وتعالى dan menjauhi perbuatan yang bisa mendatangkan murkaNya.

(19) ﴿ كُلُواْ وَٱشۡرَبُواْ ﴾ "(Dikatakan kepada mereka), 'Makan dan mi-numlah'," apa pun yang diinginkan oleh jiwa kalian berupa ber-bagai jenis makanan dan minuman yang nikmat, ﴿ هَنِيٓـَٔۢا ﴾ "dengan enak." Artinya seraya leluasa terhadap semua itu dengan penuh kebahagiaan dan kesenangan, ﴿ بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ ﴾ "sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan." Artinya, kalian mendapatkan semua itu dikarenakan perbuatan dan perkataan kalian yang baik.

(20) ﴿ مُتَّكِـِٔينَ عَلَىٰ سُرُرٖ مَّصۡفُوفَةٖۖ ﴾ "Mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan." Bertelekan adalah duduk secara nyaman, enak dan tegak, sedangkan dipan yang dimaksud adalah bantal-bantal yang berhias dengan berbagai hiasan berupa kain mewah dan kasur yang mengembang. Allah سبحانه وتعالى menggambarkan dipan-dipan berderetan sebagai petunjuk akan banyaknya, penataannya yang rapi serta kebersamaan penghuninya serta kegembiraan mereka dengan per-gaulan mereka yang baik serta saling beramah-tamah satu sama lain. Setelah kenikmatan hati, ruh, dan raga bersatu yang belum pernah terlintas di benak dan belum pernah ada dalam khayalan berupa makanan dan minuman lezat serta tempat tinggal yang indah, maka tidak ada yang tersisa selain bersenang-senang dengan wanita sebagai pelengkap kegembiraan. Allah سبحانه وتعالى menyebutkan, para penduduk surga memiliki pasangan istri-istri yang sifat, bentuk tubuh, serta akhlak mereka paling sempurna, karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴿ وَزَوَّجۡنَٰهُم بِحُورٍ عِينٖ ﴾ "Dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli." Mereka adalah wanita-wanita yang memiliki kecantikan wujud nyata disertai akhlak yang baik sehingga siapa pun yang memandangnya akan terlena, mereka bisa menarik hati seluruh alam. Seluruh hati se-olah terbang karena merindukan mereka serta keinginan agar bisa sampai pada mereka. Bermata jeli adalah bermata indah kelabu yang bening berwarna putih dan hitam.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. At-Tur: 18

Ayat ini tidak memuat hukum ikhfa, idgham, iqlab, ghunnah, maupun qalqalah; hurufnya dibaca jelas (izhar) sesuai makhrajnya.

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini