Penjelasan ayat 6–8 sekaligus.
"Berapa banyaknya nabi-nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu. Dan tiada seorang nabi pun datang kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya. Maka telah Kami binasakan orang-orang yang lebih besar ke-kuatannya dari mereka itu (musyrikin Makkah) dan telah terdahulu (tersebut dalam al-Qur`an) perumpamaan umat-umat masa dahulu." (Az-Zukhruf: 6-8).
(6-8) Allah سبحانه وتعالى berfirman, bahwa ini adalah ketetapan Kami pada makhluk, untuk tidak membiarkan mereka sia-sia,﴿ أَرۡسَلۡنَا مِن نَّبِيّٖ فِي ٱلۡأَوَّلِينَ ﴾ "Berapa banyaknya nabi-nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu," memerintahkan mereka untuk menyem-bah Allah سبحانه وتعالى semata, yang tidak ada sekutu bagiNya. Akan tetapi sikap mendustakan tetap saja ada di berbagai umat.﴿ وَمَا يَأۡتِيهِم مِّن نَّبِيٍّ إِلَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ ﴾ "Dan tiada seorang nabi pun datang kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya," karena membantah ajaran yang dibawa serta merasa congkak pada kebenaran.﴿ فَأَهۡلَكۡنَآ أَشَدَّ ﴾ "Maka telah Kami binasakan orang-orang yang lebih besar," dari mereka, ﴿ بَطۡشٗا ﴾ "kekuatannya," yaitu kekuatan, tindakan, dan bekas-bekasnya di bumi, ﴿ وَمَضَىٰ مَثَلُ ٱلۡأَوَّلِينَ ﴾ "Dan telah terdahulu (tersebut dalam al-Qur`an) perumpamaan umat-umat masa dahulu," yaitu, orang-orang seperti mereka dan berita mereka telah berlalu, dan Kami juga telah menjelaskan pelajaran dan larangan untuk tidak mendus-takan dan mengingkari. 9