Surat Maryam Ayat 57
QS. Maryam: 57 · Juz 16 · Makkiyah
وَرَفَعۡنَٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا
Wa rafa‘nāhu makānan ‘aliyyā(n).
Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.
Baca dalam Surat MaryamQS. Maryam: 57 · Juz 16 · Makkiyah
وَرَفَعۡنَٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا
Wa rafa‘nāhu makānan ‘aliyyā(n).
Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.
Baca dalam Surat MaryamPenjelasan ayat 56–57 sekaligus.
"Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang disebut) di dalam al-Qur`an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." (Maryam: 56).
(56) Maksudnya, ceritakanlah dalam kitab ini dengan me-nunjukkan kesan pemuliaan dan pengagungan, dan menyemat-kan sifat kesempurnaan Idris, ﴿ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقٗا نَّبِيّٗا 56 ﴾ "Sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi." Allah me-madukan dua sifat bagi Nabi Idris (yaitu) sifat shiddiqiyyah yang mencakup pembenaran yang sempurna, ilmu yang paripurna, keyakinan yang kokoh, serta amal shalih, dengan keterpilihannya untuk memperoleh wahyu dan mengemban risalahNya.
(57) ﴿ وَرَفَعۡنَٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا 57 ﴾ "Dan Kami telah mengangkatnya ke mar-tabat yang tinggi." Allah meninggikan popularitasnya di seluruh alam. Allah mengangkat derajatnya di antara para hamba yang didekatkan kepada Allah (al-Muqarrabun). Jadi, beliau insan yang tinggi popularitas dan kedudukannya.
Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.
Ayat ini tidak memuat hukum ikhfa, idgham, iqlab, ghunnah, maupun qalqalah; hurufnya dibaca jelas (izhar) sesuai makhrajnya.