Surat Maryam Ayat 75

QS. Maryam: 75 · Juz 16 · Makkiyah

قُلۡ مَن كَانَ فِي ٱلضَّلَٰلَةِ فَلۡيَمۡدُدۡ لَهُ ٱلرَّحۡمَٰنُ مَدًّاۚ حَتَّىٰٓ إِذَا رَأَوۡاْ مَا يُوعَدُونَ إِمَّا ٱلۡعَذَابَ وَإِمَّا ٱلسَّاعَةَ فَسَيَعۡلَمُونَ مَنۡ هُوَ شَرّٞ مَّكَانٗا وَأَضۡعَفُ جُندٗا

Qul man kāna fiḍ-ḍalālati falyamdud lahur-raḥmānu maddā(n), ḥattā iżā ra'au mā yū‘adūna immal-‘ażāba wa immas-sā‘ata fa saya‘lamūna man huwa syarrum makānaw wa aḍ‘afu jundā(n).

Katakanlah, "Barang siapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya".

Baca dalam Surat Maryam

Tafsir QS. Maryam: 75

"Katakanlah, 'Barangsiapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Rabbnya yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya, sehingga apabila mereka telah melihat sesuatu yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya'." (Maryam: 75).

(75) Setelah menyebutkan dalil mereka yang batil, yang mengisyaratkan betapa dahsyat kekufuran dan kesesatan mereka dalam ayat ini, Allah memberitahukan bahwa orang yang berada dalam kesesatan dengan menyukai kesesatan itu bagi dirinya dan mengerahkan usaha untuk mewujudkannya, maka sesungguhnya Allah akan memperpanjang tempo baginya dan membuatnya kian cinta pada kesesatan. Ini sebagai azab bagi mereka karena lebih memilih kesesatan daripada petunjuk. Allah berfirman, ﴿ فَلَمَّا زَاغُوٓاْ أَزَاغَ ٱللَّهُ قُلُوبَهُمۡۚ ﴾ "Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memaling-kan hati mereka." (Ash-Shaff: 5). ﴿ وَنُقَلِّبُ أَفۡـِٔدَتَهُمۡ وَأَبۡصَٰرَهُمۡ كَمَا لَمۡ يُؤۡمِنُواْ بِهِۦٓ أَوَّلَ مَرَّةٖ وَنَذَرُهُمۡ فِي طُغۡيَٰنِهِمۡ يَعۡمَهُونَ 110 ﴾ "Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka sebagaimana mereka belum pernah beriman kepadanya (al-Qur`an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatan-nya yang sangat." (Al-An'am: 110). ﴿ حَتَّىٰٓ إِذَا رَأَوۡاْ ﴾ "Sehingga apabila mereka telah melihat," yaitu orang-orang yang mengatakan, ﴿ أَيُّ ٱلۡفَرِيقَيۡنِ خَيۡرٞ مَّقَامٗا وَأَحۡسَنُ نَدِيّٗا 73 ﴾ "Manakah di antara kedua golongan (kafir dan Mukmin) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya)," ﴿ مَا يُوعَدُونَ إِمَّا ٱلۡعَذَابَ ﴾ "apa yang diancamkan kepada mereka, baik berupa azab," dengan bentuk pembunuhan atau yang lainnya ﴿ وَإِمَّا ٱلسَّاعَةَ ﴾ "ataupun Hari Kiamat," yang merupakan pintu gerbang pembalasan amal, ﴿ فَسَيَعۡلَمُونَ مَنۡ هُوَ شَرّٞ مَّكَانٗا وَأَضۡعَفُ جُندٗا 75 ﴾ "maka mereka akan menge-tahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-pe-nolongnya," maksudnya pada saat itu, akan terlihat jelas bagi mereka batilnya pengakuan mereka. Itu hanya pengakuan-pengakuan yang akan sirna. Dan mereka menjadi yakin bahwa diri mereka adalah orang-orang yang telah berbuat kejahatan dan lebih lemah penolong-penolongnya. Tetapi, kesadaran ini sudah tidak mem-berikan manfaat sama sekali buat mereka, karena mereka tidak mungkin lagi kembali ke dunia untuk melakukan perbuatan yang berbeda dengan perbuatan pertama mereka.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Maryam: 75

Ayat ini memuat 7 bacaan bertajwid: ikhfa (2), idgham (2), ghunnah (2), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مَن كَانَNun mati bertemu ك
  • جُندٗاNun mati bertemu د

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • شَرّٞ مَّكَانٗاTanwin bertemu م
  • مَّكَانٗا وَأَضۡعَفُTanwin bertemu و

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • إِمَّاMim bertasydid
  • وَإِمَّاMim bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • فَلۡيَمۡدُدۡد mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini