Surat Sad Ayat 54

QS. Sad: 54 · Juz 23 · Makkiyah

إِنَّ هَٰذَا لَرِزۡقُنَا مَا لَهُۥ مِن نَّفَادٍ

Ina hāżā larizqunā mā lahū min nafād(in).

Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya.

Baca dalam Surat Sad

Tafsir QS. Sad: 54

Penjelasan ayat 50–54 sekaligus.

"Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar disediakan sebaik-baik tempat kembali, yaitu Surga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka, di dalamnya mereka bertelekan sambil meminta buah-buahan yang banyak dan mi-numan di surga itu. Dan pada sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya. Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari berhisab. Sesungguhnya ini adalah benar-benar rizki dari Kami yang tiada habis-habisnya." (Shad: 50-54).

(50) Kemudian Allah menjelaskan dan merincikannya, seraya berfirman, ﴿ جَنَّٰتِ عَدۡنٖ ﴾ "Yaitu Surga 'Adn," yakni surga-surga tempat tinggal yang penghuninya sama sekali tidak mau diganti dengan apa pun karena kesempurnaannya dan kelengkapan nik-mat-nikmatnya, dan mereka tidak akan pernah keluar darinya dan tidak pula dikeluarkan. ﴿ مُّفَتَّحَةٗ لَّهُمُ ٱلۡأَبۡوَٰبُ ﴾ "Yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka." Maksudnya, dibuka untuk mereka pintu-pintu setiap tingkatannya dan tempat-tempat tinggalnya, mereka sudah tidak perlu membukanya sendiri, melainkan mereka selalu dilayani. Ini juga adalah bukti atas keamanan mereka yang paripurna, dan bahwa di Surga 'Adn itu tidak ada sesuatu pun yang mengharus-kan pintu-pintunya ditutup.

(51) ﴿ مُتَّكِـِٔينَ فِيهَا ﴾ "Di dalamnya mereka bersandar" pada dipan-dipan yang terhias dan tempat-tempat duduk yang berukiran indah, ﴿ يَدۡعُونَ فِيهَا ﴾ "sambil meminta," maksudnya, mereka menyuruh para pembantu untuk menghidangkan ﴿ بِفَٰكِهَةٖ كَثِيرَةٖ وَشَرَابٖ ﴾ "buah-buahan yang banyak dan minuman di surga itu," dari segala yang di-inginkan oleh nafsu mereka dan yang lezat dipandang mata mereka. Ini menunjukkan pada kesempurnaan nikmat, kesempurnaan ke-senangan dan ketenangan, serta kesempurnaan kelezatan.

(52) ﴿ وَعِندَهُمۡ ﴾ "Dan pada sisi mereka" ada istri-istri mereka dari bidadari-bidadari ﴿ قَٰصِرَٰتُ ﴾ "yang tidak liar," pandangannya hanya tertuju kepada suami-suaminya saja, dan pandangan mata suami-suaminya pun tertuju kepada mereka karena kecantikan mereka semua dan karena kecintaan masing-masing kepada pasangannya dan tidak ada hasrat kepada yang lain, dan sang suami tidak meng-hendaki wanita lain sebagai ganti dari istrinya ﴿ أَتۡرَابٌ ﴾ "dan sebaya umurnya," maksudnya, usianya sama, yaitu usia remaja matang, usia terindah dan paling nikmat.

(53) ﴿ هَٰذَا مَا تُوعَدُونَ ﴾ "Inilah apa yang dijanjikan kepadamu" wahai orang-orang yang bertakwa, ﴿ لِيَوۡمِ ٱلۡحِسَابِ ﴾ "pada hari berhisab" sebagai balasan atas amal-amal shalih kalian.

(54) ﴿ إِنَّ هَٰذَا لَرِزۡقُنَا ﴾ "Sesungguhnya ini adalah benar-benar rizki dari Kami" yang Kami anugerahkan kepada para penghuni negeri kenikmatan, ﴿ مَا لَهُۥ مِن نَّفَادٍ ﴾ "yang tiada habis-habisnya," yakni, tidak pernah putus, melainkan ia selalu ada dan tersedia sepanjang waktu, dan selalu bertambah setiap saat. Dan hal seperti ini sama sekali tidak sulit bagi Rabb yang Mahamulia, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Mahabaik lagi Pemberi karunia, Mahaluas lagi Mahakaya, Maha Terpuji lagi Mahalembut, Maha Pengasih Maha-raja yang Merajai, Mahatinggi lagi Mahaindah lagi Maha Pemberi, Pemilik karunia yang luar biasa, kemurahan yang berlimpah ruah, yang nikmat-nikmatNya tidak terhitung dan tidak bisa diketahui sebagian kebaikanNya (apalagi keseluruhannya. Pent).

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Sad: 54

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: idgham (1), ghunnah (1), qalqalah (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • مِن نَّفَادٍNun mati bertemu ن

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • إِنَّNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • نَّفَادٍد di akhir ayat (waqaf)

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini