Surat Yunus Ayat 100

QS. Yunus: 100 · Juz 11 · Makkiyah

وَمَا كَانَ لِنَفۡسٍ أَن تُؤۡمِنَ إِلَّا بِإِذۡنِ ٱللَّهِۚ وَيَجۡعَلُ ٱلرِّجۡسَ عَلَى ٱلَّذِينَ لَا يَعۡقِلُونَ

Wa mā kāna linafsin an tu'mina illā bi'iżnillāh(i), wa yaj‘alur-rijsa ‘alal-lażīna lā ya‘qilūn(a).

Dan tidak ada seorang pun akan beriman, kecuali dengan izin Allah dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.

Baca dalam Surat Yunus

Tafsir QS. Yunus: 100

Penjelasan ayat 99–100 sekaligus.

"Dan jikalau Rabbmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang ber-iman semuanya? Dan tidak ada seorang pun yang akan beriman melainkan dengan izin Allah, dan Allah menimpakan azab kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya." (Yunus: 99-100).

(99) Allah تعالى berfirman kepada NabiNya, Muhammad, ﴿ وَلَوۡ شَآءَ رَبُّكَ لَأٓمَنَ مَن فِي ٱلۡأَرۡضِ كُلُّهُمۡ جَمِيعًاۚ ﴾ "Dan jikalau Rabbmu menghendaki, tentu-lah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya", dengan cara mengilhamkan iman kepada mereka dan mengarahkan hati mereka kepada takwa, kodratNya layak untuk itu, akan tetapi hikmahNya menuntut ada yang beriman dan ada yang kafir. ﴿ أَفَأَنتَ تُكۡرِهُ ٱلنَّاسَ حَتَّىٰ يَكُونُواْ مُؤۡمِنِينَ ﴾ "Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?" Maksudnya kamu tidak mampu melakukan itu, hal itu di luar kemampuanmu, karena selain Allah tak ada yang mampu melakukannya.

(100) ﴿ وَمَا كَانَ لِنَفۡسٍ أَن تُؤۡمِنَ إِلَّا بِإِذۡنِ ٱللَّهِۚ ﴾ "Dan tidak ada seorang pun yang akan beriman melainkan dengan izin Allah", dengan kehendak dan keinginanNya qadariyah dan syar'iyyah. Siapa pun makhluk yang layak untuk itu, yang mana iman tumbuh padanya maka Allah memberinya hidayah dan taufik. ﴿ وَيَجۡعَلُ ٱلرِّجۡسَ ﴾ "Dan Allah menimpa-kan azab", kese-satan dan keburukan ﴿ عَلَى ٱلَّذِينَ لَا يَعۡقِلُونَ ﴾ "kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya", untuk memikirkan perin-tah-perintah dan larangan-larangan Allah, tidak mempedulikan nasihat-nasihat dan wasiat-wasiatNya.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Yunus: 100

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: ikhfa (1), qalqalah (2).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • أَن تُؤۡمِنَNun mati bertemu ت

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • وَيَجۡعَلُج mati
  • ٱلرِّجۡسَج mati