Surat Al-'Ankabut Ayat 11

QS. Al-'Ankabut: 11 · Juz 20 · Makkiyah

وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ

Wa laya‘lamannallāhul-lażīna āmanū wa laya‘lamannal-munāfiqīn(a).

Dan sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang munafik.

Baca dalam Surat Al-'Ankabut

Tafsir QS. Al-'Ankabut: 11

Penjelasan ayat 10–11 sekaligus.

"Dan di antara manusia ada yang berkata, 'Kami beriman kepada Allah,' maka apabila dia disakiti (karena dia beriman) kepada Allah, dia menganggap fitnah manusia sebagai azab Allah. Dan sungguh jika datang pertolongan dari Rabbmu, mereka pasti akan berkata, 'Sesungguhnya kami besertamu.' Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada manusia. Dan sesung-guhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman; dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang munafik." (Al-Ankabut: 10-11).

(10-11) Setelah Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bahwasanya Dia pasti akan menguji orang yang mengaku beriman agar tampak orang yang tulus dari orang yang dusta, maka Allah menjelaskan bahwa di antara manusia ada sekelompok manusia yang tidak mempunyai kesabaran dalam menghadapi ujian dan mereka tidak mempunyai keteguhan pendirian dalam menghadapi sebagian goncangan, seraya berfirman, ﴿ وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ فَإِذَآ أُوذِيَ فِي ٱللَّهِ ﴾ "Dan di antara manusia ada yang berkata, 'Kami beriman kepada Allah,' maka apabila dia disakiti (karena dia beriman) kepada Allah," seperti dicambuk, diambil hartanya atau dicerca agar keluar dari agamanya dan agar kembali kepada kebatilan, ﴿ جَعَلَ فِتۡنَةَ ٱلنَّاسِ كَعَذَابِ ٱللَّهِۖ ﴾ "dia menganggap fitnah manusia sebagai azab Allah," maksudnya, dia menjadikannya sebagai penghalang baginya untuk beriman dan tetap berpendirian teguh padanya, sebagaimana siksaan itu menjadi penghalang dari sesuatu yang menjadi sebabnya. ﴿ وَلَئِن جَآءَ نَصۡرٞ مِّن رَّبِّكَ لَيَقُولُنَّ إِنَّا كُنَّا مَعَكُمۡۚ ﴾ "Dan sungguh jika datang pertolongan dari Rabbmu, mereka pasti akan berkata, 'Sesungguhnya kami besertamu'," karena sejalan dengan ke-inginan hawa nafsunya. Kelompok manusia ini termasuk orang-orang yang dikatakan oleh Allah, ﴿ وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَعۡبُدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ حَرۡفٖۖ فَإِنۡ أَصَابَهُۥ خَيۡرٌ ٱطۡمَأَنَّ بِهِۦۖ وَإِنۡ أَصَابَتۡهُ فِتۡنَةٌ ٱنقَلَبَ عَلَىٰ وَجۡهِهِۦ خَسِرَ ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةَۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلۡخُسۡرَانُ ٱلۡمُبِينُ 11 ﴾ "Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika dia memperoleh kebajikan, tetaplah dia dalam keadaan itu, dan jika dia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah dia ke belakang. Rugilah dia di dunia dan akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata." (Al-Hajj:11). ﴿ أَوَلَيۡسَ ٱللَّهُ بِأَعۡلَمَ بِمَا فِي صُدُورِ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴾ "Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada manusia," di mana Dia telah mengabarkan kepada kalian tentang kelompok yang demikian keadaannya ini, sebagaimana telah dijelaskan kepada kalian, sehingga kalian dapat mengetahui betapa sempurnanya pengetahuan Allah dan betapa luas hikmahNya. ﴿ وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ ﴾ "Dan sesung-guhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman; dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang munafik." Maka dari itu, Dia menetapkan adanya ujian dan cobaan agar ilmuNya tam-pak pada mereka, kemudian Dia memberikan pembalasan menurut apa yang tampak dari mereka, bukan menurut ilmu yang diketa-huiNya sendiri, sebab jika demikian bisa jadi mereka akan beralasan terhadap Allah bahwa kalau saja mereka tahu bahwa mereka diuji tentu mereka akan dapat bertahan.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-'Ankabut: 11

Ayat ini memuat 2 bacaan bertajwid: ghunnah (2).

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • وَلَيَعۡلَمَنَّNun bertasydid
  • وَلَيَعۡلَمَنَّNun bertasydid

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini