Surat Al-'Ankabut Ayat 21

QS. Al-'Ankabut: 21 · Juz 20 · Makkiyah

يُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ وَيَرۡحَمُ مَن يَشَآءُۖ وَإِلَيۡهِ تُقۡلَبُونَ

Yu‘ażżibu may yasyā'u wa yarḥamu may yasyā'(u), wa ilaihi tuqlabūn(a).

Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan.

Baca dalam Surat Al-'Ankabut

Tafsir QS. Al-'Ankabut: 21

Mendengar nasihat yang dikemukakan oleh orang itu dan melihat sikapnya yang menampakkan kejujuran dan keikhlasan, dengan segera Musa berangkat dalam keadaan selalu waspada, karena di belakangnya beberapa orang tentara Fir'aun telah siap-siap untuk mengepung dan menangkapnya. Alangkah beratnya tekanan yang diderita Musa. Walaupun demikian, ia tetap berusaha menyelamatkan dirinya dan berdoa kepada Allah, "Hai Tuhanku Yang Mahakuasa, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, bebaskanlah aku dari cengkeraman kaum Fir'aun yang aniaya. Allah mengabulkan doanya dan menunjukkannya jalan menuju Madyan.

Menurut riwayat, Fir'aun memerintahkan kepada tentaranya supaya mengejar Musa sampai ke jalan-jalan kecil dan melarang mereka melalui jalan raya karena ia yakin bahwa Musa tidak mungkin akan menempuh jalan itu.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Al-'Ankabut: 21

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: idgham (2), qalqalah (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • مَن يَشَآءُNun mati bertemu ي
  • مَن يَشَآءُۖNun mati bertemu ي

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • تُقۡلَبُونَق mati