Surat Al-'Ankabut Ayat 24

QS. Al-'Ankabut: 24 · Juz 20 · Makkiyah

فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوۡمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُواْ ٱقۡتُلُوهُ أَوۡ حَرِّقُوهُ فَأَنجَىٰهُ ٱللَّهُ مِنَ ٱلنَّارِۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ

Famā kāna jawāba qaumihī illā an qaluqtulūhu au ḥarriqūhu fa anjāhullāhu minan-nār(i), inna fī żālika la'āyātil liqaumiy yu'minūn(a).

Maka tidak adalah jawaban kaum Ibrahim, selain mengatakan, "Bunuhlah atau bakarlah dia", lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang beriman.

Baca dalam Surat Al-'Ankabut

Tafsir QS. Al-'Ankabut: 24

Dengan cepat Musa mengambil air untuk kedua gadis itu agar memberi minum kambing mereka. Karena kelelahan, ia berlindung di bawah sebatang pohon sambil merasakan lapar dan haus karena sudah beberapa hari tidak makan kecuali daun-daunan. Musa berdoa kepada Allah karena ia sangat membutuhkan rahmat dan kasih sayang-Nya, untuk melenyapkan penderitaan yang dialaminya.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Al-'Ankabut: 24

Ayat ini memuat 7 bacaan bertajwid: ikhfa (2), idgham (2), ghunnah (2), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • أَن قَالُواْNun mati bertemu ق
  • فَأَنجَىٰهُNun mati bertemu ج

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖTanwin bertemu ل
  • لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَTanwin bertemu ي

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • ٱلنَّارِۚNun bertasydid
  • إِنَّNun bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • ٱقۡتُلُوهُق mati