Surat Al-A'raf Ayat 118

QS. Al-A'raf: 118 · Juz 9 · Makkiyah

فَوَقَعَ ٱلۡحَقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ

Fa waqa‘al-ḥaqqu wa baṭala mā kānū ya‘malūn(a).

Karena itu, nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.

Baca dalam Surat Al-A'raf

Tafsir QS. Al-A'raf: 118

Dalam ayat ini ditegaskan bahwa dengan lenyapnya semua ular ciptaan ahli-ahli sihir Firaun dari pandangan orang-orang yang menyaksikannya, berarti kemenangan bagi mukjizat Nabi Musa atas perbuatan ahli-ahli sihir yang penuh kebathilan dan kepalsuan itu. Sihir mereka menjadi tidak berdaya menghadapi mukjizat utusan Allah.

Dalam kisah Nabi Musa yang terdapat dalam Surah thaha, sehubungan dengan masalah ini Allah berfirman:

Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka). Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun ia datang. (thaha/20: 69)

Sedang dalam kisahnya yang terdapat dalam surah Yunus, Allah berfirman sebagai berikut:

Setelah mereka melemparkan, Musa berkata, "Apa yang kamu lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan kepalsuan sihir itu. Sungguh, Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang yang berbuat kerusakan." (Yunus/10: 81)

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Al-A'raf: 118

Ayat ini tidak memuat hukum ikhfa, idgham, iqlab, ghunnah, maupun qalqalah; hurufnya dibaca jelas (izhar) sesuai makhrajnya.