Surat Al-A'raf Ayat 154

QS. Al-A'raf: 154 · Juz 9 · Makkiyah

وَلَمَّا سَكَتَ عَن مُّوسَى ٱلۡغَضَبُ أَخَذَ ٱلۡأَلۡوَاحَۖ وَفِي نُسۡخَتِهَا هُدٗى وَرَحۡمَةٞ لِّلَّذِينَ هُمۡ لِرَبِّهِمۡ يَرۡهَبُونَ

Wa lammā sakata ‘am mūsal-gaḍabu akhażal-alwāḥ(a), wa fī nuskhatihā hudaw wa raḥmatul lil-lażīna hum lirabbihim yarhabūn(a).

Sesudah amarah Musa menjadi reda, lalu diambilnya (kembali) alwāḥ (Taurat) itu; dan dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat untuk orang-orang yang takut kepada Tuhan-nya.

Baca dalam Surat Al-A'raf

Tafsir QS. Al-A'raf: 154

Setelah Musa tenang kembali dan hilang amarahnya, akibat salah sangka kepada saudaranya Harun, dan setelah memohon rahmat dan ampunan dari Tuhannya, maka ia mengumpulkan kembali lauh-lauh yang dilemparkannya itu, dan dari padanya disalin Taurat yang mengandung petunjuk dan rahmat bagi kaumnya.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Al-A'raf: 154

Ayat ini memuat 4 bacaan bertajwid: idgham (3), ghunnah (1).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • عَن مُّوسَىNun mati bertemu م
  • هُدٗى وَرَحۡمَةٞTanwin bertemu و
  • وَرَحۡمَةٞ لِّلَّذِينَTanwin bertemu ل

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • وَلَمَّاMim bertasydid