Surat Al-A'raf Ayat 192

QS. Al-A'raf: 192 · Juz 9 · Makkiyah

وَلَا يَسۡتَطِيعُونَ لَهُمۡ نَصۡرٗا وَلَآ أَنفُسَهُمۡ يَنصُرُونَ

Wa lā yastaṭī‘ūna lahum naṣraw wa lā anfusahum yanṣurūn(a).

Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya, dan kepada dirinya sendiri pun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan.

Baca dalam Surat Al-A'raf

Tafsir QS. Al-A'raf: 192

Ayat ini seperti ayat-ayat yang lalu menggambarkan penyembah-penyembah berhala pada umumnya, termasuk kemusyrikan Arab Mekah. Allah menjelaskan bahwa sembahan-sembahan kaum musyrikin itu tidak punya kesanggupan apa-apa, baik dalam memberi pertolongan terhadap diri mereka sendiri, ketika terjadi serangan dari musuh kepada penyembah-penyembah itu, ataupun mereka ditimpa oleh malapetaka, patung-patung itu tidak dapat memberikan pertolongan. Bahkan bila ada seseorang mengotori patung-patung itu atau mencuri perhiasannya, niscaya patung itu tidak dapat membela dirinya sendiri. Demikianlah patung-patung itu hanya disembah dan dibela, tetapi menyembah itu tak dapat imbalan apa-apa dari patung itu.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Al-A'raf: 192

Ayat ini memuat 3 bacaan bertajwid: ikhfa (2), idgham (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • أَنفُسَهُمۡNun mati bertemu ف
  • يَنصُرُونَNun mati bertemu ص

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • نَصۡرٗا وَلَآTanwin bertemu و