Surat Al-Baqarah Ayat 49

QS. Al-Baqarah: 49 · Juz 1 · Madaniyah

وَإِذۡ نَجَّيۡنَٰكُم مِّنۡ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ يَسُومُونَكُمۡ سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبۡنَآءَكُمۡ وَيَسۡتَحۡيُونَ نِسَآءَكُمۡۚ وَفِي ذَٰلِكُم بَلَآءٞ مِّن رَّبِّكُمۡ عَظِيمٞ

Wa iż najjainākum min āli fir‘auna yasūmūnakum sū'al-‘ażābi yużabbiḥūna abnā'akum wa yastaḥyūna nisā'akum, wa fī żālikum balā'um mir rabbikum ‘aẓīm(un).

Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Firʻawn ) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya; mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu, terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhan-mu.

Baca dalam Surat Al-Baqarah

Tafsir QS. Al-Baqarah: 49

Penjelasan ayat 49–57 sekaligus.

"Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan. Dan (ingatlah), ketika Kami berjanji kepada Musa (memberikan Taurat, sesudah) empat puluh malam, lalu kamu menjadikan anak lembu (sembahan) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang zhalim. Kemudian sesudah itu Kami maafkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur. Dan (ingatlah), ketika Kami berikan kepada Musa al-Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk. Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, 'Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu, dan bunuhlah dirimu. Hal itu lebih baik bagimu di sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.' Dan (ingatlah), ketika kamu berkata, 'Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang,' karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya. Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyu-kur. Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu manna dan salwa. Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu; dan tidaklah mereka menganiaya Kami; akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." (Al-Baqarah: 49-57).

(49-54) Ini adalah awal dari penyebutan satu persatu nikmat-nikmatNya terhadap Bani Israil dengan suatu perincian. Allah berfirman, ﴿ وَإِذۡ نَجَّيۡنَٰكُم مِّنۡ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ ﴾ "Dan ingatlah ketika Kami menyelamatkan kamu dari Fir'aun," maksudnya, dari Fir'aun, pe-ngikut-pengikutnya dan bala tentaranya, sedangkan sebelum itu, ﴿ يَسُومُونَكُمۡ ﴾ "mereka menimpakan kepadamu," maksudnya menyiksa Bani Israil dan menimpakan kepada mereka, ﴿ سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ ﴾ "siksaan yang seberat-beratnya," yaitu siksaan paling keras dengan cara ﴿ يُذَبِّحُونَ أَبۡنَآءَكُمۡ ﴾ "mereka menyembelih anak-anak kamu yang laki-laki," karena khawatir akan kebangkitan kalian, ﴿ وَيَسۡتَحۡيُونَ نِسَآءَكُمۡۚ ﴾ "dan membiarkan hidup anak-anak kamu yang perempuan." Maksudnya mereka tidak membunuhnya, maka kamu sekalian dalam kondisi antara terbu-nuh dan terhina dengan pekerjaan-pekerjaan yang berat, yaitu dibiarkan hidup karena suatu pemberian dan kesombongannya, dan inilah puncak dari keterhinaan. Akhirnya Allah memberikan karunia kepada mereka dengan keselamatan yang sempurna dan menenggelamkan musuh-musuh mereka sedang mereka melihat hal itu dengan nyata, agar hati mereka tenteram. ﴿ وَفِي ذَٰلِكُم ﴾ "Dan pada yang demikian itu," yaitu pemberian keselamatan, ﴿ بَلَآءٞ ﴾ "ada ujian-ujian," yaitu perbuatan baik ﴿ مِّن رَّبِّكُمۡ عَظِيمٞ ﴾ "yang besar dari Tuhanmu," di mana hal yang seperti ini mengharuskan kalian untuk bersyukur dan mengerjakan perintah-perintahNya. Kemudian Allah menyebutkan karuniaNya yang lain kepada mereka dengan janjiNya kepada Nabi Musa عليه السلام selama empat puluh hari, untuk menurunkan bagi mereka Taurat yang termasuk suatu karunia yang besar dan kemaslahatan yang menyeluruh. Tapi mereka tidak bersabar sebelum masa janji tersebut selesai, hingga akhirnya mereka menyembah anak hewan setelah itu, yaitu setelah kepergian Nabi Musa, ﴿ وَأَنتُمۡ ظَٰلِمُونَ ﴾ "dan kamu adalah orang-orang yang zhalim," kalian mengetahui kezhaliman kalian, di mana hujjah telah tegak atas kalian, maka itu merupakan kejahatan dan dosa yang paling besar. Lalu Allah memerintahkan kepada kalian untuk bertaubat lewat lisan NabiNya, Musa عليه السلام, yaitu dengan cara sebagian kalian membunuh sebagian lainnya, hingga Allah memaafkan kalian oleh sebab itu, ﴿ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ﴾ "agar kamu bersyukur" kepada Allah.

(55) ﴿ وَإِذۡ قُلۡتُمۡ يَٰمُوسَىٰ لَن نُّؤۡمِنَ لَكَ حَتَّىٰ نَرَى ٱللَّهَ جَهۡرَةٗ ﴾ "Dan (ingatlah), ketika kamu berkata, 'Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang'." Ini merupakan puncak kelan-cangan terhadap Allah تعالى dan terhadap RasulNya, ﴿ فَأَخَذَتۡكُمُ ٱلصَّٰعِقَةُ ﴾ "karena itu kamu disambar petir," baik meninggal atau pingsan yang parah, ﴿ وَأَنتُمۡ تَنظُرُونَ ﴾ "sedang kamu menyaksikan" terjadinya hal itu, di mana setiap mereka menyaksikan yang lainnya.

(56) ﴿ ثُمَّ بَعَثۡنَٰكُم مِّنۢ بَعۡدِ مَوۡتِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ﴾ "Setelah itu Kami bang-kitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur." Kemudian Allah menyebutkan tentang nikmatNya kepada mereka pada padang sahara dan daratan yang kosong di mana mereka tersesat tetapi rizki melimpah seraya berfirman,

(57) ﴿ وَظَلَّلۡنَا عَلَيۡكُمُ ٱلۡغَمَامَ وَأَنزَلۡنَا عَلَيۡكُمُ ٱلۡمَنَّ ﴾ "Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu manna," yaitu sebuah kata yang mencakup setiap rizki atau kebaikan yang dihasilkan tanpa keringat, di antaranya, jahe, cendawan dan roti, dan sebagainya, ﴿ وَٱلسَّلۡوَىٰۖ ﴾ "dan salwa," berupa burung kecil yang disebut "as-Samany," suatu nama burung yang dagingnya sangat lezat, dan kepada mereka diturunkan hal-hal tersebut, berupa Manna dan Salwa yang mencukupi kebutuhan mereka dan menjadi makanan pokok mereka. ﴿ كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡۚ ﴾ "Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu," yaitu rizki yang tidak ada ban-dingannya bagi penduduk kota yang telah hidup mewah. Namun mereka tidak mensyukuri nikmat tersebut dan mereka selalu ber-ada dalam kekerasan hati dan kemaksiatan mereka yang banyak, ﴿ وَمَا ظَلَمُونَا ﴾ "dan tidaklah mereka menganiaya Kami," maksudnya tidak-lah mereka menganiaya Kami dengan perbuatan yang bertentangan dengan apa yang telah Kami perintahkan, karena Allah تعالى tidak-lah mendapatkan mudarat dari kemaksiatan pelaku maksiat seba-gaimana juga tidak bermanfaatnya ketaatan seseorang yang mela-kukan ketaatan kepadaNya, ﴿ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ ﴾ "akan tetapi mere-kalah yang menganiaya diri mereka sendiri," maka kemudaratannya kembali kepada mereka sendiri.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Baqarah: 49

Ayat ini memuat 5 bacaan bertajwid: ikhfa (1), idgham (3), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • ذَٰلِكُم بَلَآءٞMim mati bertemu ب

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • نَجَّيۡنَٰكُم مِّنۡMim mati bertemu م
  • بَلَآءٞ مِّنTanwin bertemu م
  • مِّن رَّبِّكُمۡNun mati bertemu ر

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • أَبۡنَآءَكُمۡب mati

Pasang Quranj di layar utama

Buka Al-Quran sekali ketuk, tampil penuh seperti aplikasi biasa.

  1. 1

    Ketuk di Safari, lalu Bagikan.

    Ketuk Bagikan di Safari.

  2. 2

    Gulir ke bawah, pilih Tambahkan ke Layar Utama.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Ketuk Bagikan di samping alamat situs.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Layar Utama. Belum ada? Buka halaman ini di Safari.

  3. 3

    Ketuk Tambah. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Aplikasi ini belum bisa memasang situs. Ketuk di pojok layar.

  2. 2

    Pilih Buka di browser, atau salin tautannya dan tempel di Safari atau Chrome.

  3. 3

    Di sana, buka menu lalu Pasang aplikasi lagi.

  1. 1

    Ketuk menu browser.

  2. 2

    Pilih Pasang aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.

  3. 3

    Ketuk Pasang. Ikon Quranj muncul di layar utama.

  1. 1

    Klik Bagikan di bagian atas jendela Safari, atau buka menu Arsip.

  2. 2

    Pilih Tambahkan ke Dock.

  3. 3

    Klik Tambah. Quranj terbuka dari Dock seperti aplikasi lain.

Ketuk Bagikan di sini