Surat Al-Isra' Ayat 58

QS. Al-Isra': 58 · Juz 15 · Makkiyah

وَإِن مِّن قَرۡيَةٍ إِلَّا نَحۡنُ مُهۡلِكُوهَا قَبۡلَ يَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ أَوۡ مُعَذِّبُوهَا عَذَابٗا شَدِيدٗاۚ كَانَ ذَٰلِكَ فِي ٱلۡكِتَٰبِ مَسۡطُورٗا

Wa im min qaryatin illā naḥnu muhlikūhā qabla yaumil-qiyāmati au mu‘ażżibūhā ‘ażāban syadīdā(n), kāna żālika fil-kitābi masṭūrā(n).

Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lawḥ Maḥfūẓ ).

Baca dalam Surat Al-Isra'

Tafsir QS. Al-Isra': 58

"Tidaklah suatu negeri (yang penduduknya durhaka), melain-kan pasti Kami membinasakannya sebelum Hari Kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demi-kian itu telah tertulis di dalam Kitab (Lauh Mahfuzh)." (Al-Isra`: 58).

(58) Maksudnya, tidak ada suatu negeri pun yang mendusta-kan para utusan Allah melainkan pasti mereka akan ditimpa kebina-saan atau azab yang pedih sebelum Hari Kiamat. Ini adalah ketetap-an yang Allah gariskan dan pasti terjadi. Maka hendaklah orang-orang yang mendustakan itu segera kembali kepada Allah dan meng-akui kebenaran para utusan Allah sebelum azab menimpa mereka dan ketetapan takdir terealisasikan.

Tafsir As-Sa'di (Taisir al-Karim ar-Rahman), Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di. Terjemahan Indonesia.

Hukum Tajwid QS. Al-Isra': 58

Ayat ini memuat 5 bacaan bertajwid: ikhfa (3), idgham (1), qalqalah (1).

Ikhfa

Nun mati atau tanwin (juga mim mati sebelum ba) dibaca samar sambil berdengung.

  • مِّن قَرۡيَةٍNun mati bertemu ق
  • عَذَابٗا شَدِيدٗاۚTanwin bertemu ش
  • شَدِيدٗاۚ كَانَTanwin bertemu ك

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • وَإِن مِّنNun mati bertemu م

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • قَبۡلَب mati