Surat Al-Jinn Ayat 13

QS. Al-Jinn: 13 · Juz 29 · Makkiyah

وَأَنَّا لَمَّا سَمِعۡنَا ٱلۡهُدَىٰٓ ءَامَنَّا بِهِۦۖ فَمَن يُؤۡمِنۢ بِرَبِّهِۦ فَلَا يَخَافُ بَخۡسٗا وَلَا رَهَقٗا

Wa annā lammā sami‘nal-hudā āmannā bih(ī), famay yu'mim birabbihī falā yakhāfu bakhsaw wa lā rahaqā(n).

Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al-Qur`ān), kami beriman kepadanya. Barang siapa beriman kepada Tuhan-nya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan.

Baca dalam Surat Al-Jinn

Tafsir QS. Al-Jinn: 13

Dijelaskan juga bahwa ketika jin-jin itu mendengar Al-Qur'an yang memberi petunjuk kepada jalan yang benar, mereka langsung beriman kepadanya serta mengakui bahwa Al-Qur'an itu dari Allah.

Menurut Qatadah, ayat ini memiliki pengertian bahwa barang siapa beriman kepada Allah dan membenarkan apa yang dibawa oleh para rasul, tidak ada kekhawatiran baginya tentang pengurangan pahala kebajikannya dan tidak ada pula dosa orang lain yang harus dipertanggungjawabkannya. Ia akan menerima pahala amal baik sepenuhnya tanpa pengurangan sedikit pun.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hukum Tajwid QS. Al-Jinn: 13

Ayat ini memuat 6 bacaan bertajwid: idgham (2), iqlab (1), ghunnah (3).

Idgham

Huruf mati dileburkan ke huruf berikutnya yang bertasydid.

  • فَمَن يُؤۡمِنۢNun mati bertemu ي
  • بَخۡسٗا وَلَاTanwin bertemu و

Iqlab

Nun mati atau tanwin sebelum ba berubah bunyi menjadi mim, berdengung.

  • يُؤۡمِنۢ بِرَبِّهِۦNun mati bertemu ب

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • وَأَنَّاNun bertasydid
  • لَمَّاMim bertasydid
  • ءَامَنَّاNun bertasydid