Surat Al-Jinn Ayat 19

QS. Al-Jinn: 19 · Juz 29 · Makkiyah

وَأَنَّهُۥ لَمَّا قَامَ عَبۡدُ ٱللَّهِ يَدۡعُوهُ كَادُواْ يَكُونُونَ عَلَيۡهِ لِبَدٗا

Wa annahū lammā qāma ‘abdullāhi yad‘ūhu kādū yakūnūna ‘alaihi libadā(n).

Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadah), hampir saja jin-jin itu berdesakan mengerumuninya.

Baca dalam Surat Al-Jinn

Tafsir QS. Al-Jinn: 19

Dalam ayat ini, dijelaskan bahwa ketika Nabi Muhammad menyembah Allah, maka jin-jin yang menyaksikannya menjadi heran dan tercengang melihat cara Nabi dan para sahabat menyembah-Nya. Keheranan itu juga dikarenakan bacaan Al-Qur'an yang belum pernah mereka dengar. Lebih-lebih lagi ketika melihat para sahabat sebagai makmum mengikuti Nabi Muhammad salat dalam keadaan berdiri, rukuk, dan sujud.

Al-hasan dan Qatadah berkata, "Ketika hamba Allah menyiarkan risalah dengan memanggil untuk mentauhidkan Allah, berbeda dengan ibadah orang-orang musyrik kepada berhala-berhala mereka, maka hampir orang-orang kafir yang menentang dan memusuhi Nabi Muhammad, bersatu padu dan bantu-membantu dalam memusuhi-Nya.

Tafsir Kementerian Agama RI.

Hadits terkait QS. Al-Jinn: 19

Hukum Tajwid QS. Al-Jinn: 19

Ayat ini memuat 4 bacaan bertajwid: ghunnah (2), qalqalah (2).

Ghunnah

Nun atau mim bertasydid didengungkan sekitar dua harakat.

  • وَأَنَّهُۥNun bertasydid
  • لَمَّاMim bertasydid

Qalqalah

Huruf ق ط ب ج د yang mati, atau di akhir bacaan, dibaca memantul.

  • عَبۡدُب mati
  • يَدۡعُوهُد mati